Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Airlangga Bantah Wacana Bagi HP Gratis untuk Bansos Digital

Menteri Koordinator Perekonomian membantah adanya rencana pembagian handphone gratis sebagai bagian dari digitalisasi bantuan sosial, meski program rekening digital gratis tetap berjalan di kuartal IV 2026.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 09.05 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 91x dibuka
Airlangga Bantah Wacana Bagi HP Gratis untuk Bansos Digital📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto secara tegas menolak kabar yang menyebut pemerintah akan membagikan ponsel gratis kepada masyarakat untuk mendukung program bantuan sosial digital. Ia menegaskan bahwa isu tersebut tidak pernah menjadi bahasan resmi dalam rapat koordinasi maupun kebijakan strategis pemerintah. Pernyataan ini disampaikan langsung di kantornya pada Selasa (20/10/2026), menanggapi pernyataan sebelumnya dari Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo.

Hashim sebelumnya menyatakan bahwa pemerintah berencana memberikan handphone dengan rekening digital yang berisi saldo Rp50 ribu kepada warga, khususnya mereka yang belum memiliki akses ke perbankan. Tujuan utamanya adalah mencapai inklusi keuangan bagi sekitar 30 persen penduduk yang saat ini tidak terdaftar dalam sistem perbankan. Namun, Airlangga menegaskan bahwa rencana tersebut tidak ada dalam kerangka kebijakan yang sedang dipersiapkan.

Meski membantah pembagian HP gratis, Airlangga memastikan bahwa program pembukaan rekening bank otomatis bagi warga negara berusia 17 tahun ke atas yang memiliki KTP tetap akan dilaksanakan pada kuartal IV tahun ini. Proses ini akan dilakukan melalui integrasi data kependudukan, khususnya Nomor Induk Kependudukan (NIK), sebagai langkah strategis memperluas akses keuangan nasional.

Pemerintah saat ini tengah menyusun peraturan teknis yang akan menjadi dasar hukum bagi pelaksanaan program tersebut. Tujuannya adalah memastikan setiap warga yang memenuhi syarat dapat memiliki rekening tanpa harus melalui proses yang rumit, sekaligus mendukung transformasi digital dalam penyaluran bantuan sosial.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya