Aksi Gembok Kantor Pemda Bekasi Diduga Akibat Protes Hasil Pilkades
Sejumlah warga menggembok ruang kantor Bupati dan Dinas DPMD Bekasi sebagai bentuk protes terhadap hasil seleksi calon kepala desa yang tidak lolos lima besar.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 19 September 2026, 23.19 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pada Jumat sore, 18 September 2026, kompleks kantor Pemerintah Kabupaten Bekasi sempat terblokir akibat aksi penyegelan yang dilakukan sekelompok warga. Gembok dan rantai besi dipasang pada pintu utama kantor Bupati serta kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), menutup akses masuk secara fisik. Aksi tersebut diketahui bermula dari kekecewaan kelompok pendukung calon kepala desa yang gagal lolos dalam seleksi tahap awal, yang menilai proses tidak transparan dan meminta penundaan atau pemulihan hak partisipasi bagi kandidat yang tidak masuk lima besar.
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Andi Oddang Riuh Hutomo, membenarkan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) meskipun belum ada laporan resmi dari pihak pemerintah daerah. Ia menyatakan bahwa tindakan tersebut masih dikategorikan sebagai aksi spontanitas, bukan kerusuhan terorganisir. Petugas langsung tiba di lokasi setelah mendapatkan informasi mengenai penyegelan dan segera membuka gembok serta rantai yang dipasang secara manual oleh massa.
Dalam rekaman video yang tersebar luas, terlihat seorang pria berkaus hitam dan topi menempelkan rantai pada gagang pintu kaca utama kantor DPMD, kemudian menguncinya dengan gembok besar. Suara dari dalam massa terdengar meminta warga yang berada di dalam gedung untuk keluar melalui pintu belakang, sambil mengarahkan massa untuk beralih ke pengadilan negeri (PN) sebagai bentuk perlawanan hukum. Polisi menekankan bahwa protes semacam ini seharusnya dilakukan melalui jalur administrasi dan pengaduan resmi yang telah tersedia, bukan dengan tindakan yang mengganggu fungsi pemerintahan.
Pihak kepolisian menyatakan tetap terbuka bagi siapa pun yang merasa dirugikan untuk melapor secara resmi. Meski belum ada tindak lanjut hukum, polisi tetap mengingatkan pentingnya menyelesaikan sengketa melalui mekanisme yang diatur oleh peraturan perundang-undangan. Mereka juga menegaskan bahwa pendekatan komunikasi telah dilakukan sebelumnya terhadap para calon yang tidak lolos, sebagian di antaranya bahkan telah menyatakan menerima hasil dan bergabung dengan kelompok lain.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

45 Negara Dekati BRICS Meski Tekanan Barat Meningkat
Sebanyak 45 negara menunjukkan ketertarikan untuk bergabung dengan BRICS, menunjukkan ketahanan daya tarik kelompok ekonomi berkembang meski menghadapi tekanan dari negara-negara Barat.
19 September 2026

Pemerintah Lampung Alihkan KBM Tatap Muka ke Daring Akibat Abu Vulkanik
Seluruh satuan pendidikan di Lampung diminta melaksanakan pembelajaran daring mulai 7 hingga 8 September 2026 sebagai respons atas sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau.
19 September 2026

KKP Tetapkan 683 Ribu Hektare di Maluku sebagai Kawasan Konservasi
Pemerintah resmi menetapkan kawasan laut Teon, Nila, dan Serua seluas 683.826,89 hektare sebagai kawasan konservasi untuk perlindungan ekosistem dan dukung target 30 persen perlindungan laut hingga 2045.
19 September 2026

Mojokerto Raih Penghargaan Nasional Kesehatan Terbaik
Kota Mojokerto meraih penghargaan terbaik nasional dalam akses dan kualitas layanan kesehatan, didukung komitmen tinggi dan anggaran prioritas yang memastikan 97,31 persen warganya tercakup jaminan kesehatan.
19 September 2026
Berita Lainnya

Persidangan Korupsi Kuota Haji 2023–2024: Dugaan Aliran Dana ke Pejabat dan Jatah Fee untuk Kelompok Tertentu
Sabtu, 19 September 2026, 23.30 WITA
Pria Serang Anggota DPR AS dengan Cuka Dihukum 14 Bulan Penjara
Sabtu, 19 September 2026, 23.30 WITA

Pernikahan Paksa di China: Kekerasan yang Tersembunyi di Balik Tradisi
Sabtu, 19 September 2026, 23.28 WITA

Uni Eropa Desak AS Cabut Larangan Visa untuk Delegasi Palestina
Sabtu, 19 September 2026, 23.27 WITA

Penembakan di Sekolah Menengah Filipina Tewaskan Tiga Orang
Sabtu, 19 September 2026, 23.27 WITA

Pembayaran Bunga Utang Pemerintah Capai Rp394 Triliun Hingga Agustus 2026
Sabtu, 19 September 2026, 23.26 WITA

Jule Tak Dituntut, Polisi Serahkan ke BNNP untuk Rehabilitasi
Sabtu, 19 September 2026, 23.26 WITA

Indonesia Perkenalkan Budaya di Resepsi Kemerdekaan di London
Sabtu, 19 September 2026, 23.25 WITA

