Aplikasi Digital Evaluasi Kualitas Makanan Sekolah Siap Diluncurkan
Badan Gizi Nasional siap meluncurkan aplikasi digital untuk memungkinkan kepala sekolah menilai kualitas makanan gratis secara transparan dan real-time.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 19 September 2026, 14.44 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Badan Gizi Nasional (BGN) tengah menyiapkan platform digital khusus yang memungkinkan kepala sekolah memberikan penilaian terhadap kinerja dapur penyedia makanan bergizi gratis (MBG). Sistem ini dirancang untuk memudahkan evaluasi berkala terhadap kualitas layanan, termasuk aspek variasi menu, keterlambatan pengiriman, dan kebersihan pelayanan. Aplikasi ini mengadopsi konsep serupa layanan transportasi daring, di mana pengguna bisa memberikan rating bintang dan komentar langsung terhadap pelayanan yang diterima.
Kepala BGN, Sudaryono, menjelaskan bahwa aplikasi ini akan menjadi alat penting untuk memantau kepuasan konsumen, yaitu siswa dan tenaga pendidik, secara objektif. Ia menekankan pentingnya masukan langsung dari lapangan, termasuk keluhan terkait rasa makanan, ketidaksesuaian menu, hingga keterlambatan distribusi. Dengan fitur ini, BGN berharap dapat segera mengidentifikasi dan menangani permasalahan secara cepat, sehingga kualitas pangan tetap terjaga.
Terkait praktik pengecekan di sekolah, Sudaryono menegaskan bahwa tugas guru bukanlah mencicipi makanan untuk mendeteksi racun, melainkan melakukan pemantauan fisik secara rutin. Guru diminta memeriksa kondisi kemasan ompreng, keberadaan label informasi produk, serta batas waktu konsumsi yang jelas. Jika ditemukan ompreng tanpa label atau tanggal kedaluwarsa tidak tercantum, guru wajib menolak penerimaan makanan tersebut.
Sistem ini diharapkan bisa beroperasi penuh dalam waktu satu hingga tiga minggu ke depan, dengan seluruh kepala sekolah diharapkan dapat mengakses dan menggunakan aplikasi tersebut secara maksimal. Dengan demikian, BGN menegaskan komitmennya terhadap transparansi, akuntabilitas, dan keamanan pangan dalam program MBG di seluruh wilayah.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Threads Perluas Fitur Pengawasan Orang Tua di Asia Pasifik
Meta meluncurkan fitur pengawasan orang tua di Threads untuk remaja di wilayah Asia Pasifik, termasuk Indonesia, dengan kontrol privasi, batas waktu, dan pemantauan aktivitas harian.
19 September 2026

Fitur Keamanan Grab: AudioProtect dan SOS Button
Grab meluncurkan dua fitur keamanan utama, AudioProtect dan SOS Button, untuk melindungi penumpang dan mitra pengemudi selama perjalanan.
19 September 2026

Harga BBM Nonsubsidi Naik Mulai 1 September 2026
Sejumlah merek BBM nonsubsidi di seluruh Indonesia mengalami kenaikan harga per 1 September 2026, termasuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan produk premium lainnya, sementara BBM bersubsidi tetap stabil.
19 September 2026

Indonesia Resmikan Kapal Induk Pertama dari Italia
Kapal induk Giuseppe Garibaldi tiba di Tanjung Priok, menandai kehadiran kapal induk pertama bagi Indonesia setelah proses pengiriman dari Italia.
19 September 2026
Berita Lainnya

Prabowo Sebut Dua Tahun Kepemimpinan Momentum Tepat untuk Evaluasi Kabinet
Sabtu, 19 September 2026, 15.50 WITA

Prabowo Soroti Akademisi yang Bela Keuntungan Asing
Sabtu, 19 September 2026, 15.50 WITA

KPK Perluas Penyelidikan Suap HGB dengan Geledah Rumah dan Kantor
Sabtu, 19 September 2026, 15.49 WITA

KPK Pertimbangkan Periksa Menteri ATR/BPN dalam Kasus Suap HGB
Sabtu, 19 September 2026, 15.49 WITA

Nusron Wahid Serahkan Proses Hukum ke KPK
Sabtu, 19 September 2026, 15.49 WITA

Pria Viral Tendang Wanita di Mal Jadi Tersangka
Sabtu, 19 September 2026, 15.49 WITA

ASN Kemenpora Diduga Tanam Ganja di Rumah Pribadi
Sabtu, 19 September 2026, 15.49 WITA

KPK Fokus Lengkapi Bukti Sebelum Panggil Nusron Wahid
Sabtu, 19 September 2026, 15.49 WITA

