AS dan Ukraina Hadapi Tegangan dalam Upaya Damai
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengungkap ketegangan serius dalam hubungan dengan Ukraina akibat kurangnya kemajuan perundingan damai yang diupayakan Presiden Donald Trump selama dua tahun.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 20 Oktober 2026, 23.05 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 43x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, mengungkap adanya ketegangan mendalam dalam hubungan bilateral dengan Ukraina dalam konferensi pers di Washington. Ia menegaskan bahwa situasi tersebut bukan sekadar ketidaksepahaman, melainkan refleksi dari frustrasi yang mendalam terhadap minimnya kemajuan dalam perundingan damai yang telah menjadi fokus utama kebijakan luar negeri AS selama periode dua tahun terakhir.
Rubio menjelaskan bahwa Presiden AS Donald Trump secara konsisten menunjukkan kekecewaan terhadap sikap Ukraina dalam proses negosiasi, terutama terkait keberlanjutan komitmen terhadap solusi damai yang berkelanjutan. Menurutnya, upaya presiden untuk merangkul kedua belah pihak telah berlangsung intensif, namun hasil yang dicapai dinilai belum memadai.
Dalam pernyataannya, Rubio menekankan bahwa Amerika Serikat tetap berkomitmen untuk mendorong penyelesaian konflik melalui dialog langsung. Ia menegaskan bahwa Washington terus melakukan upaya diplomasi aktif, termasuk melalui komunikasi langsung dengan pemimpin Ukraina, guna membawa kedua belah pihak ke titik di mana perang dapat diakhiri tanpa kekerasan berkepanjangan.
Ketegangan ini tidak mengurangi tekad AS untuk tetap menjadi mediator, meski mengakui tantangan besar dalam menyeimbangkan kepentingan kedua negara. Namun, tetap dipertahankan bahwa tujuan utama tetap pada pencapaian perdamaian yang berkelanjutan dan berbasis pada keputusan bersama.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Pemerintah membangun 66 unit hunian tetap di dua lokasi di Lhokseumawe untuk memulihkan tempat tinggal warga terdampak bencana hidrometeorologi pada November 2025.
24 Oktober 2026

Rasio Elektrifikasi Nasional Tembus 99,8 Persen, Tantangan di Desa Masih Menanti
Rasio elektrifikasi Indonesia telah mencapai 99,8 persen, namun sekitar 11.000 desa dan dusun masih belum terjangkau listrik, dengan target pemerintah menyediakan akses listrik untuk semua hingga 2029.
24 Oktober 2026

Mentan Tekankan Kesiapan Swasembada Pangan Hadapi La Nina
Pemerintah siap menghadapi dampak La Nina melalui kesiapan infrastruktur dan kolaborasi nasional untuk menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan.
24 Oktober 2026

DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam Raih Penghargaan Energi Subroto 2026
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam meraih penghargaan terbaik dalam kategori Tata Kelola dan Kepatuhan di ajang Penghargaan Energi Subroto 2026.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

