Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

AS Periksa Dugaan Serangan ke Pesta Pernikahan di Iran

Wakil Presiden AS JD Vance menyatakan kecurigaan terhadap laporan Iran soal serangan ke pesta pernikahan, namun memastikan investigasi sedang berlangsung.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 10.47 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
AS Periksa Dugaan Serangan ke Pesta Pernikahan di Iran
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, mengungkapkan keraguan terhadap laporan media Iran mengenai serangan militer AS yang menyerbu sebuah pesta pernikahan di wilayah Sirik, namun menegaskan bahwa insiden tersebut sedang dalam proses penyelidikan mendalam oleh pihak militer Washington. Ia menyampaikan pernyataan tersebut di Gedung Putih, menyoroti ketidakpercayaan terhadap narasi yang disampaikan oleh media pemerintah Iran, yang dinilainya tidak konsisten dalam melaporkan konflik di wilayah tersebut.

Serangan tersebut dilaporkan terjadi pada Rabu pagi di wilayah Kuhestak, Sirik, dengan sasaran yang diduga merupakan sebuah kediaman warga sipil. Gubernur Sirik, Reza Shahidiyan, mengonfirmasi bahwa 63 orang mengalami luka-luka, termasuk 50 perempuan dan anak-anak, sementara empat orang tewas, di antaranya anak-anak. Palang Merah Iran mengonfirmasi adanya pecahan rudal yang menghantam lokasi pernikahan yang berlangsung di sebuah rumah.

Dari hasil verifikasi BBC, terdapat bukti visual berupa video dan foto yang menunjukkan kerusakan parah pada rumah-rumah sekitar 130 meter di utara menara telekomunikasi yang hancur. Tim forensik BBC Persia menentukan jarak antara menara tersebut dan lokasi pernikahan sekitar 112 meter, menunjukkan kemungkinan lokasi serangan tidak tepat sasaran.

Iran mengecam serangan tersebut sebagai tindakan "kejahatan perang" dan merespons dengan menyerang pangkalan militer AS di Kuwait serta Uni Emirat Arab. Meski belum ada konfirmasi resmi dari AS mengenai keberadaan atau keterlibatan pasukan di lokasi tersebut, proses investigasi tetap berjalan sebagai bagian dari penilaian atas kejadian tersebut.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya