AS Periksa Dugaan Serangan ke Pesta Pernikahan di Iran
Wakil Presiden AS JD Vance menyatakan kecurigaan terhadap laporan Iran soal serangan ke pesta pernikahan, namun memastikan investigasi sedang berlangsung.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 10.47 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 14x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, mengungkapkan keraguan terhadap laporan media Iran mengenai serangan militer AS yang menyerbu sebuah pesta pernikahan di wilayah Sirik, namun menegaskan bahwa insiden tersebut sedang dalam proses penyelidikan mendalam oleh pihak militer Washington. Ia menyampaikan pernyataan tersebut di Gedung Putih, menyoroti ketidakpercayaan terhadap narasi yang disampaikan oleh media pemerintah Iran, yang dinilainya tidak konsisten dalam melaporkan konflik di wilayah tersebut.
Serangan tersebut dilaporkan terjadi pada Rabu pagi di wilayah Kuhestak, Sirik, dengan sasaran yang diduga merupakan sebuah kediaman warga sipil. Gubernur Sirik, Reza Shahidiyan, mengonfirmasi bahwa 63 orang mengalami luka-luka, termasuk 50 perempuan dan anak-anak, sementara empat orang tewas, di antaranya anak-anak. Palang Merah Iran mengonfirmasi adanya pecahan rudal yang menghantam lokasi pernikahan yang berlangsung di sebuah rumah.
Dari hasil verifikasi BBC, terdapat bukti visual berupa video dan foto yang menunjukkan kerusakan parah pada rumah-rumah sekitar 130 meter di utara menara telekomunikasi yang hancur. Tim forensik BBC Persia menentukan jarak antara menara tersebut dan lokasi pernikahan sekitar 112 meter, menunjukkan kemungkinan lokasi serangan tidak tepat sasaran.
Iran mengecam serangan tersebut sebagai tindakan "kejahatan perang" dan merespons dengan menyerang pangkalan militer AS di Kuwait serta Uni Emirat Arab. Meski belum ada konfirmasi resmi dari AS mengenai keberadaan atau keterlibatan pasukan di lokasi tersebut, proses investigasi tetap berjalan sebagai bagian dari penilaian atas kejadian tersebut.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Supervisor 34 Tahun Cari Kerja Sesuai Pengalaman
Seorang supervisor berusia 34 tahun berjuang menemukan pekerjaan yang sesuai keterampilan setelah kontrak kerja berakhir, dengan pilihan terbatas dan harapan tetap optimistis meski harus memulai dari bawah.
24 Oktober 2026

Nenek 96 Tahun Raih 15 Juta Pengikut, Bantu Biaya Panti Jompo
Nenek asal Connecticut berhasil menutupi biaya tinggal di panti jompo sebesar Rp190 juta per bulan melalui pendapatan dari media sosial.
24 Oktober 2026

<Korea Utara dan Ancaman Invasi: Realitas atau Simulasi Game?>
<Game Call of Duty menggambarkan invasi Korea Utara ke Korea Selatan, yang secara historis pernah terjadi dan kini kembali menjadi perhatian akibat perubahan sikap Pyongyang.>
24 Oktober 2026

Champi Masuki Wilayah China Setelah Guyur Taiwan dan Jepang
Topan Champi melanda China setelah merusak Taiwan dan pulau selatan Jepang, menyebabkan evakuasi massal, pemadaman listrik, dan pembatalan ratusan penerbangan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

