Asap Karhutla Indonesia Capai Manila, Kesehatan Warga Terancam
Kualitas udara di Manila memburuk akibat asap kebakaran hutan dari Kalimantan, memicu peringatan darurat kesehatan dan penutupan sekolah di wilayah ibu kota Filipina.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 17.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 18x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Asap tebal dari kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan telah menyebar hingga ke ibu kota Filipina, Manila, menimbulkan kondisi darurat kesehatan masyarakat. Dengan jarak tempuh mencapai hampir 2.000 kilometer, polutan tersebut dibawa oleh angin barat daya dan menyebabkan kualitas udara di Metro Manila menurun drastis dalam waktu singkat. Pemerintah Filipina segera mengambil langkah antisipatif menyusul peningkatan indeks kualitas udara ke level sangat tidak sehat.
Berdasarkan pemantauan dari stasiun pengukur udara milik Departemen Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Filipina, kondisi tersebut telah berlangsung sejak akhir pekan lalu. Karena risiko kesehatan yang tinggi, otoritas di Quezon City, salah satu distrik utama dalam wilayah ibu kota, memutuskan menunda semua aktivitas belajar mengajar di sekolah-sekolah setempat demi melindungi siswa dan tenaga pendidik.
Para ahli kesehatan dan ilmuwan atmosfer mendesak masyarakat untuk menggunakan masker N95 saat beraktivitas di luar ruangan. Fisikawan atmosfer dari Universitas Filipina, Gerry Bagtasa, menyatakan bahwa partikel halus dalam asap tersebut sangat berbahaya bagi pernapasan dan sistem kardiovaskular. Ia menekankan bahwa sumber utama polusi berasal dari kebakaran yang terjadi di wilayah barat dan selatan Kalimantan, dengan bukti dari citra satelit yang menunjukkan sebaran luas polutan.
Fenomena ini menyoroti kembali isu lingkungan lintas batas yang terus berulang di kawasan Asia Tenggara. Kebakaran hutan yang tidak terkendali di satu negara dapat berdampak langsung terhadap kesehatan dan kualitas hidup jutaan orang di negara lain, memperkuat pentingnya kerja sama regional dalam pencegahan dan penanggulangan karhutla.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Widodo AS Tutup Usia, Pemimpin TNI Pertama dari Angkatan Laut
Mantan Panglima TNI dan Menko Polhukam, Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto, meninggal dunia pada Minggu (25/10), meninggalkan jejak sejarah sebagai tokoh militer pertama dari matra Angkatan Laut yang memimpin TNI secara nasional.
25 Oktober 2026

Demonstrasi Prancis Ricuh, Massa Protes Biaya Hidup
Aksi protes nasional di Paris dan Marseille memicu bentrokan dengan polisi akibat ketidakpuasan terhadap kenaikan harga bahan bakar dan biaya hidup yang tinggi.
25 Oktober 2026

Houthi Negasi Serangan ke Makkah dan Madinah, Sebut Klaim Saudi Bohong
Kelompok Houthi menyangkal tudingan Arab Saudi bahwa rudal mereka menargetkan Makkah dan Madinah, menyebut pernyataan tersebut sebagai kebohongan besar.
25 Oktober 2026

4 Pilot Tewas dalam Tabrakan Pesawat Latih di Filipina
Dua pesawat latih SF-260 Angkatan Udara Filipina bertabrakan saat latihan, menewaskan empat pilot di Pangkalan Udara Fernando, Batangas.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

MHTG Tuntaskan Topping Off, Siapkan Pusat Kanker Terpadu
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.49 WITA

Diskon Hingga Jutaan Rupiah untuk Mesin Cuci dan Kulkas di Transmart
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.49 WITA

Gandrung Sewu 2026 Tampilkan Tradisi Bercahaya di Malam Hari
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.43 WITA

Moto3 Australia 2026 Batal, Veda Ega Kecewa, Danish Dapat Keuntungan
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Klasemen MotoGP 2026 Stabil Usai Australia Batal Digelar
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Topan Champi Ancam Taiwan dan Jepang, Ratusan Penerbangan Dibatalkan
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Demonstrasi Massal Prancis Tertahan, Ratusan Ribu Jatuhkan Kritik pada Kebijakan Pemerintah
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.31 WITA

Singapura Pertahankan Komitmen Kontrak Meski Ekspor Gas Dipangkas
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.30 WITA

