Asap Masih Menyelimuti Kalbar Meski Hotspot Turun
Penurunan jumlah titik panas di Kalbar belum menghilangkan ancaman asap, yang masih membayangi wilayah seperti Pontianak, menuntut aksi pendinginan massal.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 11.42 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kondisi kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat belum kunjung pulih meski angka titik panas menunjukkan tren penurunan. Menteri Kehutanan menyatakan bahwa meskipun data Sipongi mencatat penurunan hotspot dari 859 pada 1 September menjadi 268 pada 2 September, situasi di lapangan tetap mengkhawatirkan. Asap tebal yang masih menyelimuti sejumlah wilayah, termasuk Pontianak, menjadi bukti bahwa kebakaran belum sepenuhnya terkendali.
Ia menegaskan bahwa sistem deteksi hotspot tidak mampu mendeteksi asap yang masih bertahan meski api telah padam. “Api padam tidak terbaca sebagai hotspot, namun asapnya tetap ada dan terus mengganggu kualitas udara,” ujar Menteri dalam keterangan resmi setelah meninjau lokasi kebakaran di Desa Kuala Dua, Kabupaten Kubu Raya. Ia menekankan bahwa penurunan angka hotspot tidak otomatis berarti persoalan selesai.
Upaya penanganan di lapangan terus digenjot, melibatkan Manggala Agni, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, TNI-Polri, serta BPBD. Selain memastikan hotspot berkurang, fokus kini dialihkan pada pendinginan secara masif untuk mencegah kebakaran kembali muncul. “Kami sedang melakukan pendinginan secara intensif, karena asap masih eksis meski tidak terdeteksi sebagai titik panas,” jelasnya.
Kondisi ini menunjukkan bahwa penanganan karhutla harus melibatkan pendekatan berlapis: dari deteksi dini, penanggulangan cepat, hingga mitigasi pasca-kebakaran. Tanpa pendekatan menyeluruh, keberadaan asap akan tetap menjadi ancaman bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

PMI Manufaktur RI Masih di Zona Kontraksi
Aktivitas industri manufaktur Indonesia mengalami penurunan pada Agustus 2026, tercatat di level 49,8, menunjukkan penurunan aktivitas produksi.
9 September 2026

Imos 2026 Siap Hadirkan Solusi Mobilitas Modern di Tangerang
Pameran sepeda motor terbesar Tanah Air bakal digelar 20–29 November 2026 di ICE BSD City, menawarkan inovasi teknologi dan beragam solusi mobilitas produktif bagi masyarakat.
8 September 2026

Dana Desa Rp40 T Siap Lunasi Cicilan Kopdes Merah Putih
Pemerintah menjamin pembayaran cicilan proyek Koperasi Desa Merah Putih tidak akan membebani bank negara berkat alokasi dana desa Rp40 triliun per tahun selama enam tahun.
8 September 2026

237 SPBU di Jatim, Bali, NTB, dan NTT Diberi Sanksi BBM Subsidi
Pertamina menerapkan sanksi terhadap 237 SPBU di lima wilayah karena pelanggaran penyaluran BBM bersubsidi hingga September 2026.
8 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


