ASN Baubau Diancam Pemecatan karena Malas Bekerja
Seorang Aparatur Sipil Negara di Baubau diusulkan untuk dipecat akibat kinerja buruk dan kehadiran tidak teratur selama tiga bulan terakhir.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 23.30 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 8x dibuka
📷 BahdinKendari, ıNarasikita - Pemerintah Kota Baubau tengah memproses pengusulan pemecatan terhadap seorang pegawai negeri sipil (PNS) yang dinilai gagal menjalankan tugas sesuai peran. Dalam laporan internal, pegawai tersebut tercatat tidak masuk kerja selama tiga bulan berturut-turut tanpa alasan resmi, serta tidak menunjukkan indikasi koreksi perilaku meski telah diberi teguran. Keputusan ini muncul setelah tim evaluasi kinerja menyampaikan temuan yang mengindikasikan pelanggaran disiplin serius terhadap aturan pegawai negeri.
Berdasarkan data dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat, pegawai tersebut telah melanggar Pasal 10 Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Pelanggaran tersebut mencakup ketidakhadiran tanpa izin, tidak menyelesaikan tugas, dan tidak merespons komunikasi resmi dari atasan. Keputusan pemecatan masih dalam proses persetujuan oleh pejabat eselon dua di lingkungan Pemkot Baubau.
Kepala BKPSDM Baubau menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik melalui penegakan disiplin. “Kami tidak bisa membiarkan kinerja buruk merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan,” ujar pejabat tersebut, yang menegaskan bahwa keputusan ini berlaku bagi semua ASN, tanpa kecuali.
Proses pengusulan pemecatan ini juga didukung oleh laporan inspektorat yang mencatat adanya ketidaksesuaian antara kewajiban dan realisasi tugas dari pegawai bersangkutan. Meskipun belum dikeluarkan keputusan final, pihak terkait menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk menerapkan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan aparatur negara.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
Kendari Ungguli Daerah Lain dalam Literasi Keuangan Anak
Kota Kendari dinobatkan sebagai kota terbaik dalam implementasi program KEJAR, menunjukkan keberhasilan dalam membangun literasi keuangan sejak usia dini melalui pendekatan berkelanjutan dan kolaboratif.
25 Oktober 2026
BPBD Sultra Siagakan 24 Jam Hadapi Bencana Musim Hujan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sulawesi Tenggara siaga penuh selama musim hujan, siapkan mobil tangki dan layanan darurat 112 untuk respon cepat bencana.
25 Oktober 2026
Kapolresta Kendari Perkuat Kerukunan Melalui Kerja Sama dengan FKUB
Kapolresta Kendari bersinergi dengan FKUB untuk meningkatkan kerukunan umat beragama dan keamanan publik melalui dialog rutin dan program pencegahan konflik.
25 Oktober 2026

Polda Sultra Gelar Minggu Kasih di Galilea Baruga, Tekankan Sinergi dan Pencegahan Narkoba
Polda Sultra gelar Minggu Kasih di Gereja Galilea Baruga, fokus pada penguatan sinergi kepolisian-masyarakat dan imbauan pencegahan narkoba.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pembantaian Massal Warga Tionghoa di Batavia 1740
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.30 WITA

Kim Jong Un Kunjungi China Lewat Jembatan Baru Yalu
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.29 WITA

Pencabutan Izin Tambang Emas di Papua Tengah Ditetapkan
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.28 WITA

BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca di Jakarta untuk Kurangi Polusi
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.28 WITA

Pengawal Energi Buka Pendaftaran untuk Lulusan Muda
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.26 WITA

Target PNBP ESDM 2026 Naik Jadi Rp165 Triliun
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.26 WITA

Jasa Marga Jalankan Preservasi Berkala Jalan Tol
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.25 WITA

Prabowo Bahas Pendidikan Kepemimpinan di Hambalang
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.25 WITA

