Asrama Haji Pontianak Siap Dijadikan Tempat Transit Personel Jepang
Asrama Haji Pontianak disiapkan sebagai lokasi transit sementara bagi sekitar 180 personel militer Jepang yang akan membantu penanganan karhutla di Kalimantan Barat mulai September 2026.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 16.42 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 13x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Kalimantan Barat tengah mempersiapkan Asrama Haji Pontianak sebagai fasilitas transit bagi personel militer Jepang yang akan turut serta dalam misi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah tersebut. Rencana ini masih bersifat tahap survei awal, namun sudah dilakukan pengecekan terhadap kesiapan kamar, aula, fasilitas pendukung, serta kondisi lingkungan asrama.
Kepala Kemenhaj Kalbar, Kamaludin, menyampaikan bahwa jumlah personel Jepang yang direncanakan tiba mencapai sekitar 180 orang, dengan rencana kedatangan mulai 10 September 2026 dan masa tinggal diperkirakan selama 21 hari. Meskipun belum menerima surat resmi dari pihak terkait, pihaknya telah meminta pengelola asrama untuk melakukan pendataan kamar kosong dan fasilitas yang belum digunakan agar kesiapan dapat segera dipastikan.
Penggunaan asrama ini merupakan bagian dari kerja sama internasional dalam penanganan bencana alam, khususnya karhutla yang sering melanda Kalimantan Barat. Dukungan dari Jepang mencakup tiga helikopter CH-47 milik Japan Ground Self-Defense Force serta kapal angkut JS Kunisaki, yang akan mendukung operasi pemadaman dari udara dan darat.
Sebelumnya, Asrama Haji Pontianak juga telah dimanfaatkan untuk menampung personel TNI dari berbagai institusi, termasuk TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Darat, dan Brimob, dalam operasi penanggulangan karhutla. Hal ini menunjukkan fleksibilitas fasilitas tersebut sebagai sarana penunjang kemanusiaan dan respons darurat.
Kamaludin menegaskan bahwa operasional utama asrama untuk haji dan umrah tetap berjalan normal meskipun digunakan sebagai tempat transit sementara. Kesiapan fasilitas ini menunjukkan pentingnya peran asrama sebagai sarana pendukung dalam menangani bencana, bukan hanya dalam konteks keagamaan, tetapi juga dalam konteks kesiapsiagaan nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Demonstrasi Prancis Ricuh, Massa Protes Biaya Hidup
Aksi protes nasional di Paris dan Marseille memicu bentrokan dengan polisi akibat ketidakpuasan terhadap kenaikan harga bahan bakar dan biaya hidup yang tinggi.
25 Oktober 2026

Houthi Negasi Serangan ke Makkah dan Madinah, Sebut Klaim Saudi Bohong
Kelompok Houthi menyangkal tudingan Arab Saudi bahwa rudal mereka menargetkan Makkah dan Madinah, menyebut pernyataan tersebut sebagai kebohongan besar.
25 Oktober 2026

4 Pilot Tewas dalam Tabrakan Pesawat Latih di Filipina
Dua pesawat latih SF-260 Angkatan Udara Filipina bertabrakan saat latihan, menewaskan empat pilot di Pangkalan Udara Fernando, Batangas.
25 Oktober 2026

Supervisor 34 Tahun Cari Kerja Sesuai Pengalaman
Seorang supervisor berusia 34 tahun berjuang menemukan pekerjaan yang sesuai keterampilan setelah kontrak kerja berakhir, dengan pilihan terbatas dan harapan tetap optimistis meski harus memulai dari bawah.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Gubernur Tegaskan Kedisiplinan Waktu Jadi Syarat Utama JRF 2026
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

Ribuan Orang Ditahan dalam Aksi Protes Prancis Terkait Biaya Hidup
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

Raharjati Raih Medali Perak Panjat Tebing Dunia di Santiago
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

OJK Tekankan Kewaspadaan dalam Manfaatkan Pembiayaan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Moto2 dan Moto3 Australia Dibatalkan Akibat Cuaca Ekstrem
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Vape Berisiko Sebabkan Cedera Paru dan Penyalahgunaan Narkoba
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Prancis Siap Blokir Media Sosial Jelang Demo Rompi Kuning
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Indonesia Tekankan Konservasi Air Lewat Pengelolaan Daratan Terpadu
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.26 WITA

