Bahlil Perluas Target Pasang Listrik Baru Jadi 500 Ribu Rumah
Pemerintah berencana menaikkan target pasang listrik baru hingga 500 ribu rumah pada 2027, sebagai bagian dari upaya menciptakan keadilan sosial dalam akses energi.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 02.25 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengumumkan rencana peningkatan target program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) menjadi 500 ribu rumah tangga pada tahun depan. Keputusan ini disampaikan dalam Rapat Kerja dengan Komisi XII DPR RI, dalam kerangka penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKAKL) 2027. Sebelumnya, anggaran telah dialokasikan untuk 250 ribu rumah, namun kini akan diperluas sesuai arahan Menteri.
Peningkatan target tersebut bertujuan untuk mempercepat penyediaan akses listrik bagi masyarakat yang belum terjangkau, khususnya di wilayah terpencil dan pedesaan. Bahlil menekankan pentingnya program ini sebagai bentuk keadilan sosial dalam pemanfaatan energi. Ia juga mengajak anggota Komisi XII untuk menyampaikan masukan mengenai daerah-daerah prioritas yang belum memiliki listrik, guna memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran.
Selain BPBL, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp9,67 triliun untuk pembangunan infrastruktur Listrik Desa (Lisdes) pada periode 2027–2028. Dana ini akan digunakan untuk 1.250 lokasi, termasuk biaya konsultan pengawas. Dengan alokasi ini, diharapkan lebih banyak desa terpencil bisa terhubung ke jaringan listrik nasional.
Total anggaran Kementerian ESDM untuk 2027 ditetapkan sebesar Rp27,37 triliun. Sebanyak 82 persen atau Rp22,51 triliun akan digunakan untuk program kerakyatan, termasuk BPBL dan Lisdes. Sisanya, 5 persen, dialokasikan untuk kegiatan publik nonfisik, sedangkan 12 persen digunakan untuk belanja operasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

8 Komoditas Pangan Swasembada, Stok Beras Tembus 4,6 Juta Ton
Dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran mencatatkan kemajuan signifikan dalam kemandirian pangan nasional melalui swasembada delapan komoditas dan rekor pengadaan beras oleh BULOG.
26 Oktober 2026

Putin Bantah Tuduhan Rusia Dalangi Aksi Protes Eropa
Presiden Rusia Vladimir Putin menolak tudingan bahwa Moskow memicu gelombang unjuk rasa di Eropa, menilai klaim tersebut sebagai upaya menyalahkan pihak luar atas krisis internal negara-negara tersebut.
26 Oktober 2026

Fahri Hamzah Ajak Bangun Kecerdasan Politik Holistik
Wakil Ketua Umum Partai Gelora menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam menilai kinerja pemerintahan dua tahun Prabowo-Gibran demi membangun kecerdasan politik yang sehat.
26 Oktober 2026

Gubernur URI Bahas Pendidikan Kepemimpinan dengan Prabowo di Hambalang
Pertemuan Gubernur URI Donny Ermawan Taufanto dengan Presiden Prabowo Subianto fokus pada perkembangan program pemimpin masa depan dan rencana pembangunan kampus baru di Bogor.
26 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lula Menang Pilpres Brasil, Ulangi Sejarah sebagai Presiden Terlama
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Singapura Tanggapi Pemangkasan Ekspor Gas RI dengan Langkah Hukum
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Pembayaran Gaji ASN Tetap Melalui Perbankan
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Indonesia Siap Tentukan Nasib Rating Pasar Modal Sendiri
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

9 Perusahaan Siap Melantai di Bursa, Tiga Punya Aset Jumbo
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

Asing Jual Bersih Rp8,73 Triliun, 10 Saham Ini Paling Dijual
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

Asing Borong Saham Unggulan, IHSG Akhiri Pekan Naik 1,21%
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

IHSG Diproyeksi Naik Terbatas dengan Risiko Koreksi
Senin, 26 Oktober 2026, 09.25 WITA

