Senin, 26 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Bahlil Perluas Target Pasang Listrik Baru Jadi 500 Ribu Rumah

Pemerintah berencana menaikkan target pasang listrik baru hingga 500 ribu rumah pada 2027, sebagai bagian dari upaya menciptakan keadilan sosial dalam akses energi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 02.25 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
Bahlil Perluas Target Pasang Listrik Baru Jadi 500 Ribu Rumah📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengumumkan rencana peningkatan target program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) menjadi 500 ribu rumah tangga pada tahun depan. Keputusan ini disampaikan dalam Rapat Kerja dengan Komisi XII DPR RI, dalam kerangka penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKAKL) 2027. Sebelumnya, anggaran telah dialokasikan untuk 250 ribu rumah, namun kini akan diperluas sesuai arahan Menteri.

Peningkatan target tersebut bertujuan untuk mempercepat penyediaan akses listrik bagi masyarakat yang belum terjangkau, khususnya di wilayah terpencil dan pedesaan. Bahlil menekankan pentingnya program ini sebagai bentuk keadilan sosial dalam pemanfaatan energi. Ia juga mengajak anggota Komisi XII untuk menyampaikan masukan mengenai daerah-daerah prioritas yang belum memiliki listrik, guna memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran.

Selain BPBL, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp9,67 triliun untuk pembangunan infrastruktur Listrik Desa (Lisdes) pada periode 2027–2028. Dana ini akan digunakan untuk 1.250 lokasi, termasuk biaya konsultan pengawas. Dengan alokasi ini, diharapkan lebih banyak desa terpencil bisa terhubung ke jaringan listrik nasional.

Total anggaran Kementerian ESDM untuk 2027 ditetapkan sebesar Rp27,37 triliun. Sebanyak 82 persen atau Rp22,51 triliun akan digunakan untuk program kerakyatan, termasuk BPBL dan Lisdes. Sisanya, 5 persen, dialokasikan untuk kegiatan publik nonfisik, sedangkan 12 persen digunakan untuk belanja operasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya