Bandara di Sulawesi Tenggara Siapkan Evakuasi Darurat Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau
Lima bandara di Sulawesi Tenggara mulai mempersiapkan skenario evakuasi darurat menyusul aktivitas vulkanik intensif di Gunung Anak Krakatau.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 6 September 2026, 15.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pemerintah daerah dan otoritas penerbangan di Sulawesi Tenggara telah mengaktifkan rencana darurat terkait potensi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau terhadap operasional penerbangan. Lima bandara utama di wilayah tersebut kini memperkuat koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memantau pergerakan abu vulkanik dan perubahan kondisi atmosfer secara real time.
Kesiapan ini menindaklanjuti peringatan dini yang dikeluarkan oleh lembaga ilmiah terkait meningkatnya aktivitas vulkanik sejak pekan lalu. Dalam rapat koordinasi terakhir, pihak pengelola bandara menyepakati peninjauan ulang prosedur keselamatan penerbangan, termasuk penutupan sementara jalur penerbangan jika abu vulkanik mencapai ketinggian tertentu.
Sejumlah rute penerbangan domestik yang melintasi wilayah sekitar Selat Sunda telah dimonitor ketat. Beberapa penerbangan komersial dari dan ke Makassar, Kendari, dan Bau-Bau telah mengalami penundaan atau perubahan rute sebagai langkah preventif. Otoritas bandara menegaskan bahwa keputusan penutupan atau pengalihan tidak akan diambil secara sepihak, melainkan berdasarkan rekomendasi resmi dari BMKG.
Tujuan utama dari kesiapan ini adalah menjamin keselamatan penumpang dan awak pesawat. Seluruh petugas operasional telah menjalani simulasi respons darurat, sementara sistem komunikasi darurat juga diperkuat untuk memastikan informasi dapat disebarkan secara cepat dan akurat ke publik.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Kebakaran Landa Dua Rumah di Wakontu Akibat Kompor Tak Dimatikan
Kebakaran hebat terjadi di Desa Wakontu, Muna Barat, menyebabkan dua rumah hangus karena kompor gas ditinggalkan menyala setelah memasak.
8 September 2026

Kejati Sultra Periksa Aktivitas Tambang di Pulau Pulau
Kejati Sultra menyatakan akan memverifikasi laporan aktivitas tambang nikel di Pulau Pulau, termasuk Pulau Wowoni, sebelum menentukan langkah hukum.
8 September 2026

Pencegahan Kerusakan Smartphone Akibat Abu Vulkanik
Pengguna perangkat elektronik diminta segera membersihkan smartphone setelah terpapar abu vulkanik untuk mencegah kerusakan permanen akibat partikel tajam dan risiko korsleting.
8 September 2026

Rektor Lantik 16 Pejabat Fungsional di UIN Kendari
Rektor Universitas Islam Negeri Kendari melantik 16 pejabat fungsional dengan tujuan memperkuat tata kelola dan pelayanan akademik di lingkungan kampus.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


