Banjir Bandang di Grand Canyon Tewaskan Satu Orang, 15 Hilang
Satu orang tewas dan 15 lainnya masih hilang akibat banjir bandang yang menerjang Grand Canyon, Arizona, setelah hujan deras akibat badai monsun melanda wilayah tersebut.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 04.51 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Peristiwa banjir bandang yang melanda wilayah Grand Canyon, Arizona, pada Sabtu (29/8) menyebabkan satu korban tewas dan 15 orang lainnya masih hilang hingga saat ini. Kejadian tersebut terjadi akibat intensitas hujan tinggi akibat badai monsun yang menyebabkan aliran Bright Angel Creek meluap secara tiba-tiba, menghantam lembah Bright Angel Canyon dengan kekuatan besar. Arus deras terlihat membawa material batuan, kayu, dan puing struktur, menimbulkan kerusakan signifikan di sepanjang jalur pendakian dan area perkemahan.
Petugas penyelamat telah mengevakuasi sebanyak 62 orang dari lokasi rawan, sebagian besar dari area yang terdampak langsung. Tim operasi pencarian masih aktif melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai dan daerah terjal, dengan fokus pada kemungkinan adanya korban yang terjebak di tempat tersembunyi atau terbawa arus. Kondisi cuaca yang tidak menentu dan medan berbatu mempersulit upaya pencarian, sehingga operasi masih berlangsung dengan hati-hati.
Pihak otoritas setempat menekankan pentingnya kewaspadaan bagi pendaki dan pengunjung yang berencana berkunjung ke area rawan banjir, terutama saat musim hujan tiba. Sistem peringatan dini telah diperkuat untuk meminimalkan risiko serupa di masa depan. Mereka juga mengingatkan bahwa kondisi alam di Grand Canyon sangat dinamis, dan cuaca ekstrem dapat berubah dalam hitungan menit.
Korban tewas ditemukan di dekat area jalur pendakian utama, sementara sejumlah orang yang belum ditemukan diduga terbawa arus ke arah hilir. Tim penyelamat terus bekerja sama dengan petugas darurat dan lembaga kemanusiaan untuk memastikan tidak ada korban yang terlewat. Upaya pencarian diprioritaskan pada area dengan potensi tinggi ditemukannya korban hidup.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pupuk Indonesia Perkuat Irigasi di 5 Wilayah, Dorong Ketahanan Pangan
Pupuk Indonesia bersama Rabu Biru Foundation resmikan infrastruktur irigasi di lima daerah untuk tingkatkan akses air bagi petani lahan tadah hujan.
26 Oktober 2026

Indonesia Butuh Lebih Banyak Penulis Naskah Film Profesional
Ketua BPI ungkap industri film lokal kekurangan talenta, terutama penulis naskah, meski lulusan perfilman jumlahnya melimpah namun hanya sedikit yang masuk ke industri.
26 Oktober 2026

Adegan Pernikahan Chandler Bing Menggambarkan Harapan Terdalam Perry
Keluarga Matthew Perry mengungkapkan kesedihan mendalam saat menyaksikan adegan pernikahan Chandler dan Monica, yang mencerminkan keinginan abang mereka untuk memiliki keluarga di tengah perjuangan melawan kecanduan.
26 Oktober 2026

Ubed Siap Laga Penentu di Final French Open 2026
Tunggal putra Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah, melangkah ke final French Open 2026 setelah menaklukkan unggulan Prancis dalam pertandingan sengit tiga gim.
26 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lula Menang Pilpres Brasil, Ulangi Sejarah sebagai Presiden Terlama
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Singapura Tanggapi Pemangkasan Ekspor Gas RI dengan Langkah Hukum
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Pembayaran Gaji ASN Tetap Melalui Perbankan
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Indonesia Siap Tentukan Nasib Rating Pasar Modal Sendiri
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

9 Perusahaan Siap Melantai di Bursa, Tiga Punya Aset Jumbo
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

Asing Jual Bersih Rp8,73 Triliun, 10 Saham Ini Paling Dijual
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

Asing Borong Saham Unggulan, IHSG Akhiri Pekan Naik 1,21%
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

IHSG Diproyeksi Naik Terbatas dengan Risiko Koreksi
Senin, 26 Oktober 2026, 09.25 WITA

