Bank Mandiri Bagikan Dividen Interim Rp6,16 Triliun
Bank Mandiri resmi menyetujui pembagian dividen interim sebesar Rp6,16 triliun, setara Rp66 per saham, berdasarkan persetujuan dewan komisaris.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 16.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Direksi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. telah menetapkan pembagian dividen interim untuk tahun buku 2026 sebesar Rp66 per saham, setelah mendapatkan persetujuan dari Dewan Komisaris pada 3 September 2026. Keputusan ini menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan imbal hasil yang konsisten kepada para pemegang saham, sekaligus menjaga keseimbangan antara kewajiban terhadap investor dan keberlanjutan operasional bisnis.
Dalam keterangan resmi, Novita Widya Anggraini, Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri, menegaskan bahwa kebijakan pembagian dividen ini didukung oleh kondisi keuangan perusahaan yang tetap kuat. Ia menyebut bahwa posisi modal, likuiditas, serta kapasitas intermediasi perusahaan tetap terjaga, sehingga pembagian dividen tidak mengganggu arah pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.
Pembagian dividen interim senilai total sekitar Rp6,16 triliun dihitung dari jumlah saham beredar sebanyak 93.333.333.332 lembar. Angka ini merupakan refleksi dari kinerja operasional yang solid selama periode akuntansi yang berlaku, serta keberhasilan strategi manajemen dalam menjaga stabilitas dan efisiensi operasional.
Bank Mandiri menyatakan bahwa jadwal pelaksanaan pembagian dividen akan diumumkan lebih lanjut sesuai ketentuan Bursa Efek Indonesia. Penetapan waktu pembayaran akan disesuaikan dengan prosedur yang berlaku, termasuk proses verifikasi dan distribusi ke pemegang saham melalui mekanisme yang transparan dan akuntabel.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


