Bantuan Beras 30 Kg Dilanjutkan hingga Desember
Pemerintah memperpanjang bantuan beras 30 kg per keluarga hingga Desember sebagai respons terhadap dampak El Nino dan menjaga stabilitas harga pangan.
Redaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 22.26 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pemerintah memutuskan melanjutkan program bantuan beras sebanyak 30 kilogram per keluarga hingga akhir tahun ini, menyusul arahan Presiden untuk memperkuat perlindungan sosial di tengah tekanan musim kemarau yang dipicu fenomena El Nino. Menteri Koordinator Perekonomian menyampaikan kebijakan ini sebagai bagian dari strategi antisipasi kenaikan harga pangan dan memastikan akses pangan masyarakat tetap terjaga. Penyaluran dilanjutkan mulai Oktober hingga Desember, menyesuaikan dengan kondisi musim yang diperkirakan masih menantang hingga akhir tahun.
Langkah ini disertai kebijakan pemantapan distribusi, di mana bantuan akan disalurkan sekaligus kepada penerima manfaat, bukan secara bertahap per bulan. Pemerintah menargetkan sekitar 33 juta orang dari desil 1 hingga desil 4 menerima bantuan dalam bentuk beras 30 kg secara langsung. Tujuannya adalah mempercepat perputaran uang di pasar lokal dan mendorong stabilitas harga beras di tingkat konsumen.
Berdasarkan perhitungan, total volume beras yang akan disalurkan mencapai sekitar 900 ribu ton, mendekati angka satu juta ton. Badan Urusan Logistik (Bulog) ditugaskan untuk menyelesaikan penyaluran dalam waktu sebulan agar dampak ekonomi langsung dirasakan masyarakat. Kebijakan serupa juga diterapkan untuk jagung, dengan alokasi 150 ribu ton disalurkan melalui Sistem Pasokan Harga Pangan (SPHP) untuk mendukung peternak usaha mikro, kecil, dan menengah.
Penyaluran jagung ini ditujukan khusus untuk peternak menengah ke bawah, bukan untuk industri pakan besar. Tujuannya adalah mengantisipasi potensi penurunan produksi ternak akibat keterbatasan pakan selama musim kering. Dengan penyaluran dini, pemerintah berharap harga jagung tidak melonjak signifikan dan kebutuhan pakan ternak tetap terpenuhi, menjaga kelancaran rantai pasok pangan hewani.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Pemerintah menargetkan penyaluran biodiesel B50 mencapai 16,8 juta kilo liter pada 2026 sebagai bagian dari strategi pengurangan impor dan penguatan sektor energi nasional.
8 September 2026

Gaji Perdana Menteri Singapura Naik, Seluruh Kenaikan Disumbangkan
Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong menyatakan akan menyumbangkan seluruh kenaikan gaji selama lima tahun ke depan untuk kegiatan sosial, meski gaji tetap diterima sesuai aturan resmi.
8 September 2026

Penutupan 7 Bandara Diperpanjang Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau
Penutupan operasional tujuh bandara di sekitar Anak Krakatau diperpanjang hingga 7 September pukul 23.59 WIB demi menjamin keselamatan penerbangan.
8 September 2026

90 Persen SPBU Sudah Salurkan B50, Pemerintah Tegaskan Langkah Menuju Kemandirian Energi
Sebanyak 90 persen stasiun pengisian bahan bakar umum di Indonesia telah mulai menjual biodiesel B50, seiring percepatan program kemandirian energi nasional yang dimulai sejak 2018.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


