Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Batam Perkuat Kolaborasi Ekonomi dengan Singapura

Kerja sama strategis Batam dan Singapura terus diperkuat melalui investasi, pariwisata, dan pengembangan SDM, didukung pertumbuhan ekonomi tinggi di Kepri.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 15.42 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Batam Perkuat Kolaborasi Ekonomi dengan Singapura
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan pentingnya mempererat hubungan dengan Singapura sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menyatakan bahwa kedekatan geografis menjadi aset strategis yang harus dimanfaatkan secara maksimal untuk menjajaki kerja sama lintas sektor, termasuk ekonomi, investasi, pariwisata, dan pengembangan sumber daya manusia. Pernyataan ini disampaikan usai menghadiri acara Singapore National Day Reception di Batam, yang menandai komitmen bersama dalam memperkuat kemitraan bilateral.

Pada semester pertama 2026, investasi dari Singapura ke Batam mencapai Rp10,89 triliun, menyumbang 36,44 persen dari total arus investasi yang masuk ke wilayah tersebut. Investasi tersebut tidak hanya menopang sektor manufaktur, tetapi juga mendukung pengembangan industri berteknologi tinggi seperti pusat data dan kecerdasan buatan. Kehadiran perusahaan Singapura dalam bidang digital dan teknologi menjadi penopang utama transformasi ekonomi Batam ke arah ekonomi berbasis inovasi.

Di sektor pariwisata, kunjungan wisatawan asal Singapura terus mendominasi arus wisatawan mancanegara ke Batam selama semester I 2026. Data Badan Pusat Statistik Kota Batam menunjukkan tren konsisten yang menunjukkan potensi besar dalam pengembangan destinasi wisata bersama. Selain itu, kolaborasi juga terjadi dalam bidang pendidikan dan pelatihan, seperti kunjungan Menteri Negara Singapura Zhulkarnain Abdul Rahim ke Politeknik Tourism Batam dan Seatrium, yang menjadi contoh nyata sinergi industri dan pembinaan SDM.

Zhulkarnain menilai pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau mencapai 6,94 persen, jauh melampaui rata-rata nasional 5,11 persen, sementara Batam mencatatkan pertumbuhan 6,76 persen secara tahunan. Ia menekankan komitmen Singapura untuk terus menjaga hubungan baik dan menghargai kerja sama strategis, khususnya dalam membangun kapasitas ekonomi digital dan memperkuat keterampilan tenaga kerja.

Amsakar berharap kerja sama kedua wilayah tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperkuat posisi Batam sebagai poros utama dalam hubungan ekonomi Indonesia-Singapura. Dengan fondasi kolaborasi yang kokoh, kedua pihak bertekad menjaga momentum positif demi kesejahteraan bersama dan pertumbuhan berkelanjutan di masa depan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya