Beras Kita Medium Resmi Gantikan SPHP Mulai 20 Oktober 2026
Bulog resmi meluncurkan merek baru Beras Kita Medium pada 20 Oktober 2026, menyusul perubahan kemasan dan strategi peningkatan mutu untuk bersaing dengan produk swasta.
Redaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 22.28 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Mulai 20 Oktober 2026, produk beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) milik Perum Bulog akan diperkenalkan kembali dengan identitas baru bernama Beras Kita Medium. Peluncuran merek ini dipilih untuk memperkuat citra produk pemerintah dan sejalan dengan momentum tahun ketiga pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan bahwa perubahan ini merupakan bagian dari upaya transformasi komersial yang lebih strategis dan inklusif.
Kemasan baru mengusung desain lebih modern dan menarik, dengan penekanan pada nama “Beras Kita” yang mencerminkan keterlibatan bersama masyarakat. Meski nama berubah, informasi mengenai SPHP tetap tercantum di bagian bawah kemasan dengan ukuran lebih kecil, menunjukkan transparansi dan keberlanjutan kebijakan pangan. Perubahan ini juga menyertai peningkatan kualitas beras, agar tetap kompetitif di pasar yang didominasi produk swasta.
Untuk pasar premium, Bulog juga memperkenalkan merek Beras Kita Premium sebagai pengganti sejumlah merek sebelumnya seperti Befood dan Punakawan. Produk ini tidak menerima subsidi, karena ditujukan bagi konsumen yang tidak membutuhkan bantuan pemerintah. Sementara Beras Kita Medium tetap menjadi produk bersubsidi, menjaga aksesibilitas bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Di samping perubahan merek, Bulog juga menerapkan kebijakan hilirisasi beras dengan mengalihkan sekitar 380 ribu ton beras yang mutunya menurun menjadi bahan baku tepung beras. Keputusan ini didukung oleh arahan rapat koordinasi terbatas dan akan dilaksanakan melalui lelang di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Harga dasar lelang ditetapkan sebesar Rp11 ribu per kilogram, dengan harapan mendorong industri dalam negeri mengurangi ketergantungan impor.
Selain itu, Bulog mendapat mandat menyalurkan 150 ribu ton jagung melalui mekanisme SPHP untuk mendukung peternak rakyat, khususnya yang bergerak di skala kecil dan menengah. Jagung ini ditargetkan tersedia dengan harga sekitar Rp5.000 per kilogram, dan stoknya sudah tersedia di gudang Bulog. Tujuannya adalah menjaga stabilitas harga pakan ternak seiring meningkatnya permintaan akibat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Pemerintah menargetkan penyaluran biodiesel B50 mencapai 16,8 juta kilo liter pada 2026 sebagai bagian dari strategi pengurangan impor dan penguatan sektor energi nasional.
8 September 2026

Gaji Perdana Menteri Singapura Naik, Seluruh Kenaikan Disumbangkan
Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong menyatakan akan menyumbangkan seluruh kenaikan gaji selama lima tahun ke depan untuk kegiatan sosial, meski gaji tetap diterima sesuai aturan resmi.
8 September 2026

Penutupan 7 Bandara Diperpanjang Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau
Penutupan operasional tujuh bandara di sekitar Anak Krakatau diperpanjang hingga 7 September pukul 23.59 WIB demi menjamin keselamatan penerbangan.
8 September 2026

90 Persen SPBU Sudah Salurkan B50, Pemerintah Tegaskan Langkah Menuju Kemandirian Energi
Sebanyak 90 persen stasiun pengisian bahan bakar umum di Indonesia telah mulai menjual biodiesel B50, seiring percepatan program kemandirian energi nasional yang dimulai sejak 2018.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


