Biaya Produksi Beras Indonesia Masih Lebih Tinggi
Menteri Pertanian mengungkapkan biaya produksi beras di Indonesia mencapai Rp12 ribu per kilogram, jauh lebih tinggi dibanding Vietnam dan Thailand yang hanya Rp3,8 ribu, didorong oleh subsidi yang relatif kecil dan ketergantungan pada bibit impor.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 07.28 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kementerian Pertanian mengungkapkan bahwa biaya produksi beras di Indonesia mencapai sekitar Rp12.000 per kilogram, jauh melampaui angka Rp3.800 per kilogram di Thailand dan Vietnam. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menekankan bahwa selisih besar ini disebabkan oleh tingkat subsidi pemerintah yang masih terbatas dibandingkan negara-negara produsen beras utama lainnya, seperti Vietnam, China, hingga Arkansas, Amerika Serikat, yang menerapkan subsidi hingga 70–80 persen.
Amran menegaskan bahwa meskipun peningkatan subsidi menjadi opsi, kemampuan anggaran negara (APBN) menjadi batasan utama. Ia menilai bahwa pemerintah tetap berkomitmen untuk mendukung sektor pertanian melalui mekanisme lain, seperti penambahan pasokan pakan ternak berupa SPHP jagung sebanyak 150 ribu ton, sebagai upaya meringankan beban peternak tanpa menambah beban anggaran subsidi langsung.
Perbandingan ini muncul sebagai respons atas pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, yang menyoroti ketimpangan produktivitas dan efisiensi produksi pangan di tingkat regional. Ia menekankan bahwa faktor-faktor seperti teknologi pertanian, penggunaan varietas unggul, serta manajemen pengolahan lahan menjadi kunci keunggulan negara tetangga. Kesenjangan ini juga terlihat pada komoditas lain, seperti tebu yang biayanya di Lumajang mencapai Rp14 ribu per kilogram, sementara di India dan Brasil hanya di bawah Rp4 ribu.
Ketimpangan juga terjadi pada kedelai, di mana produktivitas Indonesia rata-rata hanya 1 ton per hektare dengan bibit lokal, berbeda jauh dengan negara yang menerapkan rekayasa genetik yang mampu mencapai hingga 10 ton per hektare. Akibatnya, harga kedelai dalam negeri bisa tiga hingga empat kali lebih mahal. Ketergantungan terhadap bibit impor, menurut Zulhas, menjadi bagian dari rantai masalah yang belum teratasi secara menyeluruh.
Di sisi lain, Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti menyebut bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester I mencapai 5,45 persen, meski masih kalah dari Vietnam. Ia menekankan bahwa kompleksitas ekonomi Indonesia berbeda dari Vietnam, termasuk dalam pengendalian inflasi yang lebih terkendali, meskipun pertumbuhan ekonomi negara tetangga lebih tinggi, dengan inflasi mencapai 4,5–5 persen.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Pemerintah menargetkan penyaluran biodiesel B50 mencapai 16,8 juta kilo liter pada 2026 sebagai bagian dari strategi pengurangan impor dan penguatan sektor energi nasional.
8 September 2026

Gaji Perdana Menteri Singapura Naik, Seluruh Kenaikan Disumbangkan
Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong menyatakan akan menyumbangkan seluruh kenaikan gaji selama lima tahun ke depan untuk kegiatan sosial, meski gaji tetap diterima sesuai aturan resmi.
8 September 2026

Penutupan 7 Bandara Diperpanjang Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau
Penutupan operasional tujuh bandara di sekitar Anak Krakatau diperpanjang hingga 7 September pukul 23.59 WIB demi menjamin keselamatan penerbangan.
8 September 2026

90 Persen SPBU Sudah Salurkan B50, Pemerintah Tegaskan Langkah Menuju Kemandirian Energi
Sebanyak 90 persen stasiun pengisian bahan bakar umum di Indonesia telah mulai menjual biodiesel B50, seiring percepatan program kemandirian energi nasional yang dimulai sejak 2018.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


