Bocah SMP Temukan Harta Karun Emas Saat Kerja Paruh Waktu
Seorang pelajar SMP dari Jawa Timur menemukan benda berharga emas murni berlapis permata dan berlian saat bekerja mencangkul sawah selama libur sekolah, bernilai Rp3,1 miliar, yang kemudian diserahkan ke negara.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 5 September 2026, 22.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pada tahun 1989, seorang remaja berusia 15 tahun asal Kediri, Jawa Timur, mengalami perubahan hidup tak terduga saat menemukan benda berharga saat bekerja paruh waktu. Ia menjalani masa libur sekolah dengan mencangkul sawah milik warga sekitar demi menutupi tunggakan biaya sekolah yang telah berlangsung dua bulan. Kondisi keuangan keluarganya memaksa ia mencari penghasilan tambahan, meski harus bekerja keras di bawah terik matahari dari pagi hingga sore.
Pada 21 Juni 1989, saat sedang menggali tanah sekitar setengah meter, cangkulnya mengenai sesuatu yang keras. Setelah digali lebih dalam, ia menemukan benda pipih berlapis emas murni yang dihiasi berlian dan permata. Terkejut, ia langsung memanggil dua temannya dan bersama-sama membawa temuan itu ke kantor polisi untuk dilaporkan. Kejadian ini seketika menjadi perbincangan publik, menarik perhatian media nasional.
Hasil pemeriksaan oleh ahli menunjukkan benda tersebut berukuran 25x35 cm, berat 1,2 kilogram, dan dihiasi 48 butir permata serta berlian. Relief yang terukir pada permukaannya berupa gambar matahari dan burung garuda—simbol khas era akhir Kerajaan Majapahit. Berdasarkan ciri khas arkeologis, dugaan kuat menyatakan temuan itu berasal dari abad ke-15, menambah nilai sejarah dan keunikan benda tersebut.
Dengan harga emas murni saat ini, nilai temuan itu diperkirakan mencapai Rp3,1 miliar. Meski demikian, sesuai peraturan negara, benda bersejarah tersebut diserahkan kepada pemerintah dan kini disimpan di Museum Nasional, Jakarta. Sebagai bentuk penghargaan, Presiden Soeharto menyetujui kompensasi sebesar Rp19,4 juta dan menjamin pendidikan Seger hingga perguruan tinggi.
Bagi Seger, penemuan itu bukan hanya soal kekayaan materi, tetapi juga kesempatan untuk melanjutkan pendidikan tanpa beban finansial. Ia menyebut pengalaman itu sebagai momen paling tak terlupakan dalam hidupnya, yang memperlihatkan bahwa keberuntungan bisa datang dari usaha dan ketekunan, bahkan saat sedang berjuang untuk memenuhi kebutuhan dasar.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


