BPK RI Periksa Tata Kelola RSUD Bombana
Tim BPK RI melakukan pemeriksaan tata kelola keuangan dan manajemen di RSUD Bombana menyusul temuan indikasi penyimpangan.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 22.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Tim Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) telah memulai proses pemeriksaan terhadap tata kelola keuangan dan manajemen di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bombana. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penjaminan akuntabilitas penggunaan dana publik, khususnya terkait pengelolaan anggaran yang bersumber dari APBD dan dana transfer daerah. Pemeriksaan mencakup aspek pengadaan barang dan jasa, pengelolaan aset, serta kinerja keuangan selama tiga tahun terakhir.
Bupati Bombana secara resmi menyampaikan dukungan penuh terhadap proses pemeriksaan yang dilakukan BPK RI. Ia menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan rumah sakit daerah, serta meminta seluruh jajaran OPD dan unit pelaksana teknis agar terbuka sepenuhnya terhadap semua dokumen dan data yang diminta. Menurutnya, kehadiran BPK bukan sebagai ancaman, melainkan sebagai mekanisme kontrol yang diperlukan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan daerah.
Hasil temuan awal dari pemeriksaan menunjukkan adanya indikasi penyimpangan dalam pengadaan alat kesehatan dan kontrak kerja dengan pihak ketiga. Tim BPK telah mengidentifikasi sejumlah dokumen yang tidak sesuai prosedur dan proses pengelolaan yang belum memenuhi standar akuntabilitas. Selain itu, terdapat ketidaksesuaian antara realisasi anggaran dengan target kinerja yang ditetapkan dalam rencana kerja tahunan.
Pemeriksaan ini juga menyoroti peran pengawasan internal yang masih lemah di lingkungan RSUD Bombana. Bupati berjanji akan menindaklanjuti temuan dengan memperkuat sistem pengawasan internal dan melibatkan pihak eksternal jika diperlukan. Ia menegaskan bahwa hasil pemeriksaan akan menjadi dasar perbaikan kebijakan dan reformasi tata kelola rumah sakit daerah agar lebih profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Mantan Siswa Laporkan Guru karena Dugaan Pemerkosaan Berulang
Seorang mantan siswa melaporkan guru di Sulawesi Tenggara atas dugaan pemerkosaan yang terjadi selama masa sekolah, dengan korban menyebutkan 13 kali kejadian.
9 September 2026

Kejati Sultra Periksa Aktivitas Tambang Nikel di Pulau Kecil, GERAK SULTRA Dukung Langkah Verifikasi
Gerakan Rakyat Anti Korupsi Sultra mendukung Kejati Sultra yang akan memverifikasi aktivitas pertambangan nikel di pulau-pulau kecil, termasuk area pasca tambang milik istri Gubernur.
9 September 2026

Kolaborasi Pemprov dan Kejati Sultra Percepat Pemulihan Aset dan Tata Kelola SDA
Sinergi antara Pemerintah Provinsi Sultra dan Kejati Sultra bertujuan mempercepat penertiban aset daerah dan perbaikan tata kelola sumber daya alam melalui pendekatan restoratif dan kolaboratif.
9 September 2026

Kebakaran Landa Dua Rumah di Wakontu Akibat Kompor Tak Dimatikan
Kebakaran hebat terjadi di Desa Wakontu, Muna Barat, menyebabkan dua rumah hangus karena kompor gas ditinggalkan menyala setelah memasak.
8 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


