BSI Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah di Pesantren Nasional
BSI perkuat kemandirian ekonomi pesantren melalui digitalisasi layanan, literasi keuangan, dan kolaborasi strategis dengan NU.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 6 September 2026, 07.48 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. terus memperluas peran ekosistem keuangan syariah di lingkungan pesantren sebagai bagian dari komitmen mendorong kemandirian ekonomi umat. Dalam upaya tersebut, BSI fokus pada peningkatan literasi keuangan, penetrasi layanan, serta penguatan tata kelola keuangan di lebih dari 14 ribu pesantren di seluruh Indonesia. Sebanyak 23,9 persen dari jumlah tersebut berada di Jawa Timur, wilayah yang dikenal sebagai pusat pesantren terbesar di Tanah Air.
Peningkatan ini dilakukan melalui integrasi layanan digital yang mendukung operasional pesantren secara efisien. BSI menyediakan fasilitas manajemen tunai untuk mempermudah pengelolaan keuangan lembaga, memperluas jaringan BSI Agen di tingkat lokal, serta memaksimalkan penggunaan aplikasi BYOND by BSI sebagai solusi perbankan mobile bagi penghuni pesantren. Langkah ini dirancang agar pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan dan dakwah, tetapi juga berfungsi sebagai pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Komitmen BSI juga tercermin dalam kerja sama strategis dengan Nahdlatul Ulama (NU). Kunjungan resmi Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo dan Komisaris Utama Muhadjir Effendy ke kantor PBNU menjadi momen penting, saat BSI secara resmi diterima oleh Ketua Umum PBNU terpilih periode 2026–2031, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), pada hari pertama tugasnya. Pertemuan ini menegaskan sinergi antara BSI dan NU dalam membangun ekosistem keuangan syariah yang inklusif dan berkelanjutan.
Kolaborasi ini didorong oleh peran strategis NU sebagai organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia yang memiliki pengaruh luas dalam membentuk gagasan keislaman dan pembangunan ekonomi umat. Bersama BSI, NU berupaya memperkuat ekosistem pesantren secara menyeluruh melalui penguatan lembaga, pemberdayaan ekonomi, dan peningkatan literasi keuangan syariah. Tujuan utamanya adalah menjadikan pesantren sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi syariah nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


