Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BSI Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah di Pesantren Nasional

BSI perkuat kemandirian ekonomi pesantren melalui digitalisasi layanan, literasi keuangan, dan kolaborasi strategis dengan NU.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 6 September 2026, 07.48 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
BSI Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah di Pesantren Nasional
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. terus memperluas peran ekosistem keuangan syariah di lingkungan pesantren sebagai bagian dari komitmen mendorong kemandirian ekonomi umat. Dalam upaya tersebut, BSI fokus pada peningkatan literasi keuangan, penetrasi layanan, serta penguatan tata kelola keuangan di lebih dari 14 ribu pesantren di seluruh Indonesia. Sebanyak 23,9 persen dari jumlah tersebut berada di Jawa Timur, wilayah yang dikenal sebagai pusat pesantren terbesar di Tanah Air.

Peningkatan ini dilakukan melalui integrasi layanan digital yang mendukung operasional pesantren secara efisien. BSI menyediakan fasilitas manajemen tunai untuk mempermudah pengelolaan keuangan lembaga, memperluas jaringan BSI Agen di tingkat lokal, serta memaksimalkan penggunaan aplikasi BYOND by BSI sebagai solusi perbankan mobile bagi penghuni pesantren. Langkah ini dirancang agar pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan dan dakwah, tetapi juga berfungsi sebagai pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Komitmen BSI juga tercermin dalam kerja sama strategis dengan Nahdlatul Ulama (NU). Kunjungan resmi Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo dan Komisaris Utama Muhadjir Effendy ke kantor PBNU menjadi momen penting, saat BSI secara resmi diterima oleh Ketua Umum PBNU terpilih periode 2026–2031, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), pada hari pertama tugasnya. Pertemuan ini menegaskan sinergi antara BSI dan NU dalam membangun ekosistem keuangan syariah yang inklusif dan berkelanjutan.

Kolaborasi ini didorong oleh peran strategis NU sebagai organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia yang memiliki pengaruh luas dalam membentuk gagasan keislaman dan pembangunan ekonomi umat. Bersama BSI, NU berupaya memperkuat ekosistem pesantren secara menyeluruh melalui penguatan lembaga, pemberdayaan ekonomi, dan peningkatan literasi keuangan syariah. Tujuan utamanya adalah menjadikan pesantren sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi syariah nasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya