BTN Perbarui Jajaran Direksi untuk Akselerasi Transformasi
RUPSLB BTN resmi menyetujui pergantian lima direksi, sementara Dewan Komisaris tetap tidak berubah, sebagai bagian dari upaya regenerasi dan perkuat strategi beyond mortgage.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 19.38 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk pada Jumat mengesahkan perubahan susunan direksi yang mencakup lima posisi strategis, termasuk Finance & Strategy, Human Capital & Compliance, Consumer Banking, Risk Management, dan Information Technology. Keputusan ini menjadi bagian dari rencana jangka panjang perseroan untuk mempercepat transformasi internal dan memperkuat posisi dalam ekosistem perbankan konsumer.
Dalam pernyataannya, Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menegaskan bahwa perubahan ini merupakan bentuk komitmen terhadap regenerasi manajemen dan peremajaan sistem tata kelola. Ia menyampaikan terima kasih kepada pemegang saham atas dukungan terhadap proses kepemimpinan baru yang diharapkan mampu membawa perseroan ke level yang lebih tinggi.
Sejumlah jabatan yang ditinggalkan oleh direksi lama, seperti Nofry Rony Poetra, Eko Waluyo, Hirwandi Gafar, Setiyo Wibowo, dan Tan Jacky Chen, digantikan oleh para profesional berpengalaman dari sektor keuangan, teknologi, dan manajemen risiko. Adityo Kusumo menjabat sebagai Direktur Finance & Strategy, Wiwik Wahyuni sebagai Direktur Human Capital & Compliance, Johanes Barus memimpin Risk Management, Evita Barliana memperkuat Consumer Banking, serta Gatot Prasetyo mengemban tugas sebagai Direktur Information Technology.
Masing-masing direksi baru memiliki latar belakang profesional yang relevan, seperti Adityo dari PT Mineral Industri Indonesia, Wiwik dari PT Danantara Asset Management, Johanes dari PT Petrokimia Gresik, Evita dari PT Bank CIMB Niaga Sharia Indonesia, dan Gatot dari PT Bank Syariah Indonesia. Dengan struktur baru ini, BTN bertekad memperkuat eksekusi strategi di berbagai lini bisnis, khususnya dalam memperluas akses pembiayaan perumahan dan mempercepat transformasi digital.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


