BTN Siap Salurkan KPR Tenor 40 Tahun Usai Aturan BP Tapera Terbit
Bank Tabungan Negara menunggu aturan pelaksanaan dari BP Tapera sebelum menyalurkan KPR dengan tenor hingga 40 tahun untuk pembeli rumah pertama.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 22.27 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. menyatakan siap menerapkan KPR dengan tenor maksimal 40 tahun, asalkan peraturan pelaksanaan dari Badan Pengelola Tabungan Perumahan (BP Tapera) telah diterbitkan. Direktur Utama Nixon L.P. Napitupulu menegaskan bahwa kebijakan ini belum dapat dijalankan sebelum adanya pedoman teknis dari lembaga pengelola tabungan perumahan tersebut.
Ia menjelaskan, meskipun program ini telah dipersiapkan secara internal, penerapannya tetap mengacu pada regulasi resmi yang dikeluarkan oleh BP Tapera. “Kami sedang menunggu aturan pelaksanaan dari Tapera. Karena jangka waktu kredit yang panjang ini membutuhkan kerangka hukum dan mekanisme pengelolaan yang jelas,” ujarnya dalam pertemuan di Jakarta.
Nixon menyampaikan keyakinan bahwa tenor yang lebih panjang akan memberikan dampak positif terhadap daya beli masyarakat. Dengan angsuran yang lebih ringan, beban keuangan rumah tangga dapat diminimalkan, sehingga mendorong akses perumahan yang lebih inklusif. “Angsuran yang turun secara langsung akan membuat kepemilikan rumah lebih terjangkau, terutama bagi kalangan menengah ke bawah,” tambahnya.
Program ini diperuntukkan khusus bagi masyarakat yang belum memiliki rumah dan berstatus pembeli pertama. Nixon menegaskan bahwa pemilik rumah yang sudah terdaftar atas nama pribadi tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan fasilitas ini. Tujuannya adalah memastikan bahwa bantuan pembiayaan perumahan tepat sasaran, khususnya bagi mereka yang belum memiliki akses terhadap properti.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


