BUMN Siap Melantai di BEI Mulai 2027
Pemerintah menyiapkan sejumlah BUMN dari sektor finansial, infrastruktur, dan pertambangan untuk IPO pada 2027 demi meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 8 Oktober 2026, 09.11 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah tengah menyiapkan langkah strategis untuk melantai kan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2027. Langkah ini merupakan bagian dari upaya optimalisasi perusahaan pelat merah melalui peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan aset dan kinerja keuangan. Proses identifikasi dan evaluasi telah dilakukan secara menyeluruh terhadap berbagai entitas BUMN yang dinilai memiliki kesiapan dan potensi pasar yang memadai.
Dalam paparannya di acara Investor Daily Summit 2026, pejabat tinggi pemerintah menyebutkan bahwa sektor-sektor utama yang menjadi prioritas meliputi finansial, infrastruktur, dan pertambangan. Meski belum mengungkapkan nama-nama spesifik, pihak terkait menegaskan bahwa proses komunikasi dengan calon peserta IPO sedang berlangsung intensif. Targetnya, pada akhir tahun ini, sejumlah perusahaan akan dipastikan memenuhi kriteria untuk masuk ke pasar modal.
Kehadiran BUMN di pasar modal diharapkan mampu menciptakan efek domino positif, baik bagi kinerja perusahaan maupun kesejahteraan masyarakat. Dengan tereksposnya kinerja perusahaan secara publik, diharapkan terjadi peningkatan pengawasan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), investor domestik maupun asing, serta masyarakat luas. Hal ini turut mendukung tercapainya nilai tambah yang lebih luas dari keberadaan BUMN, baik dalam aspek operasional maupun manfaat ekonomi langsung.
Selain rencana IPO, pemerintah juga mempercepat proses konsolidasi BUMN. Sebelumnya, jumlah BUMN mencapai sekitar 1.074 entitas. Setelah evaluasi menyeluruh, jumlah ini ditargetkan bisa ditekan hingga sekitar 250 perusahaan. Tujuannya adalah meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat produktivitas, serta memperbaiki pengelolaan aset. Dalam proses ini, BUMN juga akan didorong untuk menjalin kerja sama lebih erat dengan sektor swasta guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara inklusif.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Swasta Diperkuat, Hambatan Investasi Diselesaikan Langsung
Pemerintah fokus atasi bottleneck yang menghambat investasi swasta dan perluas akses ekonomi rakyat melalui pendampingan dan kebijakan terintegrasi.
8 Oktober 2026

Pemerintah Siapkan Stimulus Tiket Pesawat Nataru 2026–2027
Pemerintah kembali akan memberikan insentif pajak berupa pembebasan PPN DTP untuk menekan harga tiket pesawat pada periode Natal dan Tahun Baru 2026–2027.
8 Oktober 2026

Pembebasan Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Dorong Efisiensi Operasional
Pemerintah berikan insentif bea masuk 0% untuk suku cadang pesawat, berdampak langsung pada penghematan operasional maskapai hingga Rp640 miliar dan industri MRO Rp431 miliar pada 2025.
8 Oktober 2026

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham POLA dan CSMI
Bursa Efek Indonesia menghentikan sementara perdagangan saham POLA dan CSMI untuk menstabilkan pasar dan melindungi investor dari volatilitas tinggi.
8 Oktober 2026
Berita Lainnya

Trump Sambut Kerja Sama Militer Turki-Pakistan untuk Arab Saudi
Kamis, 8 Oktober 2026, 09.18 WITA

UU Perlindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Larangan Tahan Ijazah Jadi Sorotan
Kamis, 8 Oktober 2026, 09.18 WITA

Jaguar Meluncurkan Type 01, Mobil Listrik Mewah dengan Jarak Tempuh 724 Km
Kamis, 8 Oktober 2026, 09.17 WITA

Harga LPG Subsidi 3 Kg Tetap Stabil di Oktober 2026
Kamis, 8 Oktober 2026, 09.17 WITA

Investasi Rp3,6 Triliun ke Migas AS, ENRG Perluas Portofolio Global
Kamis, 8 Oktober 2026, 09.17 WITA

Dana Haji Tetap Stabil, BPKH Tegaskan Tidak Akan Habis 2027
Kamis, 8 Oktober 2026, 09.17 WITA

Cadangan Devisa Indonesia Tetap Terjaga di Angka US$146,3 Miliar
Kamis, 8 Oktober 2026, 09.17 WITA

IHSG Melemah di Sesi I, BYAN Jadi Penekan Utama
Kamis, 8 Oktober 2026, 09.16 WITA

