Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Buton Dapatkan 3 Kampung Nelayan Merah Putih

Kabupaten Buton resmi menerima alokasi tiga desa nelayan Merah Putih sebagai bagian dari program nasional peningkatan kesejahteraan pelaku usaha kelautan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 19.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Buton Dapatkan 3 Kampung Nelayan Merah Putih
Foto: Foto lokal iNarasikita

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Kabupaten Buton kini resmi mengelola tiga desa yang masuk dalam program Nelayan Merah Putih, bentuk pengakuan atas kontribusi sektor perikanan lokal terhadap kemandirian ekonomi daerah. Program ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk memperkuat basis ekonomi rakyat di wilayah pesisir melalui pemberdayaan komunitas nelayan berbasis kearifan lokal. Penetapan tiga desa tersebut menandai langkah konkret dalam peningkatan kualitas hidup nelayan melalui akses pendanaan, pelatihan, dan infrastruktur.

Dengan masuknya tiga desa tersebut, warga setempat berharap dapat memperoleh dukungan teknis dan pembiayaan untuk pengembangan usaha perikanan tangkap dan budidaya. Pemerintah daerah menegaskan bahwa alokasi ini bukan sekadar simbolik, melainkan bagian dari komitmen strategis dalam mendorong transformasi ekonomi berkelanjutan di wilayah pesisir. Kegiatan yang dilakukan mencakup peningkatan kapasitas kelompok nelayan, pengadaan peralatan tangkap modern, serta pendampingan pemasaran hasil laut.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Buton menyatakan bahwa program ini akan dikelola secara kolaboratif antara pemerintah daerah, pelaku usaha lokal, dan lembaga terkait. Fokus utama adalah memastikan keberlanjutan usaha, peningkatan pendapatan, serta perlindungan terhadap sumber daya laut. Dalam jangka menengah, program diharapkan mampu menjadi model pengembangan ekonomi berbasis sumber daya alam yang berkelanjutan di Sulawesi Tenggara.

Kehadiran tiga desa nelayan Merah Putih di Buton menjadi bukti bahwa kebijakan nasional mulai menjangkau daerah-daerah dengan potensi besar namun sebelumnya kurang terakomodasi. Dengan pendekatan berbasis komunitas, program ini menjanjikan perubahan nyata dalam kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat pesisir. Tujuan akhirnya adalah menciptakan ekosistem kelautan yang sehat, produktif, dan berdaya saing tinggi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya