BYD Pilih Indonesia Setelah Kagum pada Otomasi Pabrik di China
Kunjungan Luhut ke pabrik BYD di Shenzhen memicu upaya pemerintah membujuk perusahaan asal Tiongkok itu berinvestasi di Subang, dengan tujuan bangun ekosistem kendaraan listrik berbasis lokal.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 17.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 6x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkap latar belakang keputusan BYD membangun pabrik di Subang, Jawa Barat, yang bermula dari kunjungan langsung ke fasilitas produksi perusahaan di Shenzhen, Tiongkok. Ia menyebut pengalaman melihat tingkat otomasi tinggi dan teknologi canggih yang diterapkan BYD di sana menjadi momen krusial dalam proses pembujukan pemerintah Indonesia.
Ketika melihat pabrik BYD yang sudah sepenuhnya robotik, Luhut mengaku terkejut dan yakin bahwa Indonesia harus menjadi lokasi baru bagi ekspansi produksi perusahaan tersebut. Ia menekankan bahwa kehadiran BYD bukan sekadar untuk memasarkan kendaraan listrik, tetapi sebagai awal dari pembentukan ekosistem industri yang melibatkan perusahaan lokal dan memperkuat kemandirian sektor manufaktur nasional.
Dalam pertemuan dengan pimpinan BYD, Luhut menyampaikan komitmen pemerintah untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif dan menjamin keberlanjutan. Proses negosiasi tidak berlangsung mudah, sebab BYD sempat mempertanyakan kesiapan infrastruktur, regulasi, dan stabilitas kebijakan di Indonesia. Namun, dukungan dari Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita membantu meyakinkan perusahaan untuk memilih Indonesia sebagai lokasi produksi.
Luhut menegaskan bahwa investasi BYD harus membawa dampak lebih luas, termasuk pengembangan industri pendukung lokal dan penguatan kapasitas SDM dalam negeri. Ia mendorong BYD untuk menjalin kolaborasi dengan perguruan tinggi, politeknik, dan lembaga riset nasional, bahkan mengusulkan agar perusahaan merekrut peneliti Indonesia untuk turut berkontribusi dalam pusat riset perusahaan. Tujuannya adalah transfer teknologi yang berkelanjutan dan pengembangan inovasi bersama.
Dengan peresmian pabrik di Subang, pemerintah menilai langkah ini sebagai kunci dalam mewujudkan transformasi industri otomotif nasional. Keberadaan BYD di Tanah Air diharapkan menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, serta percepatan transisi energi melalui kendaraan listrik berbasis lokal.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Demonstrasi Prancis Ricuh, Massa Protes Biaya Hidup
Aksi protes nasional di Paris dan Marseille memicu bentrokan dengan polisi akibat ketidakpuasan terhadap kenaikan harga bahan bakar dan biaya hidup yang tinggi.
25 Oktober 2026

Houthi Negasi Serangan ke Makkah dan Madinah, Sebut Klaim Saudi Bohong
Kelompok Houthi menyangkal tudingan Arab Saudi bahwa rudal mereka menargetkan Makkah dan Madinah, menyebut pernyataan tersebut sebagai kebohongan besar.
25 Oktober 2026

4 Pilot Tewas dalam Tabrakan Pesawat Latih di Filipina
Dua pesawat latih SF-260 Angkatan Udara Filipina bertabrakan saat latihan, menewaskan empat pilot di Pangkalan Udara Fernando, Batangas.
25 Oktober 2026

Supervisor 34 Tahun Cari Kerja Sesuai Pengalaman
Seorang supervisor berusia 34 tahun berjuang menemukan pekerjaan yang sesuai keterampilan setelah kontrak kerja berakhir, dengan pilihan terbatas dan harapan tetap optimistis meski harus memulai dari bawah.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Gubernur Tegaskan Kedisiplinan Waktu Jadi Syarat Utama JRF 2026
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

Ribuan Orang Ditahan dalam Aksi Protes Prancis Terkait Biaya Hidup
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

Raharjati Raih Medali Perak Panjat Tebing Dunia di Santiago
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

OJK Tekankan Kewaspadaan dalam Manfaatkan Pembiayaan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Moto2 dan Moto3 Australia Dibatalkan Akibat Cuaca Ekstrem
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Vape Berisiko Sebabkan Cedera Paru dan Penyalahgunaan Narkoba
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Prancis Siap Blokir Media Sosial Jelang Demo Rompi Kuning
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Indonesia Tekankan Konservasi Air Lewat Pengelolaan Daratan Terpadu
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.26 WITA

