Selasa, 22 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Cregger Pilih Cerita Baru, Tak Bawa Leon ke Film Resident Evil 2026

Sutradara Zach Cregger menegaskan alasan tidak menghadirkan Leon S. Kennedy demi menghindari pengulangan narasi yang sudah sempurna dalam game.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 22 September 2026, 15.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Cregger Pilih Cerita Baru, Tak Bawa Leon ke Film Resident Evil 2026📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Sutradara Zach Cregger menjelaskan secara tegas alasan di balik tidak munculnya karakter ikonik Leon S. Kennedy dalam adaptasi film Resident Evil tahun 2026. Ia menilai bahwa kisah Leon telah digarap secara matang dan intens di versi video game, sehingga mengulanginya di layar lebar dinilai tidak perlu dan berisiko mengecewakan penonton. Cregger menekankan pentingnya membawa pendekatan baru yang segar, bukan sekadar mengulang kisah yang sudah dikenal luas.

Film ini mengambil posisi waktu bersamaan dengan peristiwa Resident Evil 2, saat Raccoon City tengah runtuh akibat wabah zombi, namun berfokus pada sosok yang sama sekali berbeda dari karakter utama sebelumnya. Karakter utama baru, bernama Bryan, digambarkan sebagai individu biasa yang terlempar ke tengah krisis tanpa pelatihan militer atau keahlian bertarung. Ia hanya seorang pemuda yang harus menyelesaikan misi pengantaran paket untuk bertahan hidup, mencerminkan realitas pengalaman gamer saat pertama kali menghadapi kiamat dalam game.

Austin Abrams dipilih untuk memerankan Bryan, menandai reuni dengan Cregger yang sebelumnya bekerja sama dalam film *Weapons*. Cregger menyampaikan bahwa Abrams memiliki kehadiran yang autentik dan mampu menangkap emosi manusia biasa saat menghadapi ancaman ekstrem seperti serangan anjing mutan. Menurutnya, reaksi spontan dan ketakutan yang muncul dari tokoh seperti Bryan justru memberi nuansa lebih realistis dibanding karakter yang sudah terlatih.

Untuk menjaga keaslian atmosfer game, Cregger memastikan mekanisme dan progresi permainan tetap menjadi fondasi utama. Penonton akan menyaksikan evolusi senjata dari pistol standar hingga shotgun dan MP5, disertai tekanan psikologis akibat kehabisan amunisi. Selain itu, film juga menyisipkan banyak easter egg visual dan tematik yang hanya akan dikenali oleh para penggemar setia, seperti detail arsitektur, logo, hingga elemen naratif yang menggambarkan dunia game secara mendalam.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya