Kamis, 8 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Danamon Resmi Bergabung dengan MUFG, Siapkan Nama Baru

Bank Danamon dan MUFG Indonesia resmi mengumumkan rencana integrasi dan penggunaan nama baru setelah persetujuan regulator dan pemegang saham dikonfirmasi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 8 Oktober 2026, 09.10 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Danamon Resmi Bergabung dengan MUFG, Siapkan Nama Baru📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) secara resmi mengumumkan rencana perubahan identitas hukum dan operasional pasca integrasi dengan MUFG Bank Ltd di Indonesia. Pada hari Selasa (6/10), kedua entitas memperkenalkan usulan nama baru, yaitu PT Bank MUFG Danamon Tbk, beserta desain logo yang akan mewakili entitas hasil penggabungan. Proses ini merupakan bagian dari komitmen strategis untuk memperkuat posisi perbankan nasional melalui sinergi antara keunggulan lokal Danamon dan keahlian global MUFG.

Komitmen tersebut, menurut Sekretaris Perusahaan Bank Danamon, Rita Mirasari, bukan hanya soal perubahan merek, tetapi juga representasi dari transformasi berkelanjutan dalam layanan keuangan. Nama dan identitas baru mencerminkan kesatuan visi untuk terus hadir sebagai mitra keuangan yang stabil dan inovatif di tengah dinamika pasar Indonesia. Integrasi ini dilakukan sesuai ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 41/POJK.03/2019 mengenai penggabungan dan integrasi bank umum.

Proses integrasi masih menunggu persetujuan dari pemegang saham, kementerian terkait, serta regulator, termasuk OJK, sebelum dapat dinyatakan efektif. Hingga saat itu, operasional Danamon dan MUFG Indonesia tetap berjalan secara terpisah tanpa gangguan. Seluruh layanan, produk, jam operasional, serta jaringan kantor tetap berlaku seperti biasa, tanpa perubahan bagi nasabah maupun mitra bisnis.

Mirasari menegaskan bahwa hubungan kontraktual dengan para mitra, termasuk vendor, perusahaan alih daya, dan kontraktor, tetap berlaku secara utuh dan tidak terganggu oleh proses integrasi. Hal ini menunjukkan komitmen kedua pihak untuk menjaga stabilitas dan kepercayaan pelanggan serta mitra strategis selama masa transisi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya