Danantara Perkuat Investasi di Energi dan Digital
BPI Danantara fokus pada pengembangan energi terbarukan dan infrastruktur digital, termasuk data center dan kecerdasan buatan, sebagai motor pertumbuhan ekonomi nasional.
Redaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 19.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) mengungkapkan strategi pengalokasian dana pada sektor-sektor kunci yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan tinggi dan relevansi strategis dalam konteks global. Di tengah dinamika geopolitik yang memengaruhi stabilitas pasokan energi, fokus utama Danantara tertuju pada energi terbarukan, termasuk pembangkit listrik tenaga surya, angin, dan hidro. Langkah ini sejalan dengan komitmen nasional dalam memperkuat ketahanan energi nasional dan mendukung transisi energi berkelanjutan.
Selain energi, Danantara menilai sektor digital—khususnya data center dan kecerdasan buatan (AI)—berpotensi menjadi pendorong utama investasi di masa depan. Dalam hal ini, perusahaan berencana memperluas kapasitas dan kemitraan untuk membangun ekosistem digital yang tangguh. Keberadaan sumber daya alam seperti air dan energi yang melimpah menjadi keunggulan komparatif Indonesia dalam menarik investasi di bidang infrastruktur digital yang intensif konsumsi energi.
Pihak Danantara menilai bahwa momentum pengembangan data center di Indonesia masih sangat terbuka, terlebih dengan rencana pemerintah untuk menambah kapasitas listrik terbarukan hingga 100 Gigawatt dalam beberapa tahun ke depan. Dengan ketersediaan energi bersih yang melimpah, sektor data center dapat tumbuh secara berkelanjutan tanpa menimbulkan beban lingkungan yang signifikan.
Pendekatan terintegrasi antara energi bersih dan infrastruktur digital diharapkan mampu menciptakan nilai tambah ekonomi yang lebih besar. Dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam dan kebutuhan global terhadap pusat data, Danantara menargetkan Indonesia menjadi pusat digital regional yang andal dan berkelanjutan. Strategi ini juga diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru serta mendorong inovasi teknologi dalam negeri.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


