Delapan Negara Eropa untuk WNI Tanpa Visa Schengen
WNI dapat mengunjungi delapan negara di Eropa tanpa visa Schengen, termasuk Serbia, Turki, Belarus, dan Ukraina, dengan masa kunjungan maksimal 30 hari.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 08.44 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Warga negara Indonesia (WNI) kini memiliki akses lebih luas ke sejumlah destinasi di kawasan Eropa tanpa harus mengurus visa Schengen. Berdasarkan kebijakan terbaru hingga tahun 2026, terdapat delapan negara yang memungkinkan kunjungan tanpa visa bagi pemegang paspor biasa, meski tidak semua wilayahnya berada secara geografis sepenuhnya di Eropa. Negara-negara ini tersebar di kawasan Balkan, Kaukasus, dan perbatasan Asia-Eropa, menawarkan alternatif perjalanan yang lebih fleksibel.
Serbia menjadi salah satu pilihan utama, dengan kebijakan yang mengizinkan kunjungan tanpa visa hingga 30 hari dalam setahun. Ibu kota Belgrade menawarkan pengalaman wisata yang kaya akan sejarah dan arsitektur khas Balkan. Sementara itu, Turki—yang membentang di dua benua—mengizinkan WNI masuk tanpa visa untuk keperluan wisata dan transit, berlaku sejak Desember 2021, dengan masa tinggal maksimal 30 hari.
Beberapa negara lain seperti Belarus dan Ukraina juga menyediakan fasilitas bebas visa untuk WNI, masing-masing hingga 30 hari. Namun, keamanan menjadi pertimbangan utama, terutama di Ukraina yang masih terdampak konflik. Di sisi lain, Azerbaijan, Georgia, dan Armenia tidak termasuk dalam kategori bebas visa, tetapi menyediakan mekanisme e-visa yang dapat diakses secara daring, dengan masa berlaku hingga 30 hari dan kemungkinan perpanjangan di Armenia hingga 120 hari.
Kemudahan akses ini tidak berlaku untuk negara-negara Uni Eropa seperti Prancis, Jerman, atau Belanda yang tetap membutuhkan visa Schengen. Bahkan, keberadaan visa untuk negara non-Schengen tidak otomatis membuka akses ke wilayah Schengen. Sebelum berangkat, WNI diminta memastikan paspor masih berlaku, memiliki tiket pulang, bukti akomodasi, asuransi perjalanan, serta memperhatikan perubahan kebijakan yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Harga Bensin AS Tembus Rp72,7 Juta per Galon Akibat Ketegangan AS-Iran
Lonjakan harga bensin di AS mencapai Rp72,7 juta per galon menjelang Labor Day, dipicu serangan militer terhadap Iran dan kekhawatiran gangguan pasokan minyak global.
8 September 2026

JLR Siap PHK 4.000 Karyawan Akibat Tekanan Persaingan Global
Jaguar Land Rover mengumumkan pemangkasan 4.000 posisi kerja sebagai respons terhadap tekanan kompetitif dari mobil China dan ketidakpastian pasar global.
8 September 2026

Pesawat Kargo Melampaui Batas Landasan, Tewaskan Lima Orang di Miami
Kecelakaan pesawat kargo Amazon Prime Air 7598 di Bandara Internasional Miami menewaskan lima orang dan melukai lima lainnya, termasuk tiga dalam kondisi kritis, setelah melampaui batas landasan pacu saat mendarat.
7 September 2026

AS Perbarui Imbauan Keamanan untuk Wisatawan ke Brasil
Pemerintah AS memperbarui rekomendasi perjalanan ke Brasil dengan penekanan pada risiko kejahatan berkekerasan dan penculikan kilat di kawasan perkotaan.
7 September 2026
Berita Lainnya

Anak Rentan Iritasi Paru Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.47 WITA

Wisata Bromo Tetap Beroperasi, Syuting Dibekukan Sementara
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Langkah Alami Atasi Tenggorokan Gatal Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Makanan Alami Bantu Atasi Lendir di Tenggorokan Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Motor Agustus 2026 Turun Signifikan
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Mobil Nasional Agustus 2026 Tumbuh, Toyota Puncaki Peringkat
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Harga Apple Naik Akibat Kelangkaan Chip, Penjualan Tetap Stabil
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA

Penjualan Mobil Capai Rekor Tertinggi, BYD Masuk Lima Besar
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA


