Delapan WNI Diduga Jadi Tentara Bayaran Rusia
FISU Ukraina mengungkap delapan warga negara Indonesia yang diduga direkrut sebagai tentara bayaran oleh Rusia melalui iming-iming gaji tinggi dan kewarganegaraan, sementara Indonesia menyatakan masih memverifikasi informasi dan siap lindungi korban jika ditemukan.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 07.51 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 9x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina (FISU) mengungkap adanya delapan warga negara Indonesia yang diduga direkrut untuk berperang di sisi Rusia sebagai tentara bayaran. Temuan ini berdasarkan dokumen hasil penyadapan komunikasi antara Kementerian Luar Negeri Rusia dan pihak-pihak terkait, yang mencatat proses pemrosesan visa bagi warga negara Indonesia. FISU menegaskan bahwa informasi ini merupakan hasil pemantauan intelijen yang telah diverifikasi secara internal.
Para warga negara Indonesia yang disebut berusia antara 29 hingga 47 tahun ini diketahui direkrut melalui penawaran pekerjaan dengan imbalan gaji tinggi, tunjangan sosial, serta janji pemberian kewarganegaraan Rusia. Namun, sebagian besar tidak menyadari bahwa pekerjaan tersebut berujung pada pengiriman ke medan pertempuran. Pola perekrutan ini diduga serupa dengan yang pernah digunakan terhadap warga dari Nepal, Kuba, Kenya, dan India, di mana banyak dari mereka tewas dalam minggu-minggu pertama tanpa pelatihan militer yang memadai.
Pemerintah Indonesia telah mengonfirmasi adanya pemantauan atas informasi tersebut. Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang, menyatakan bahwa pihaknya sedang mengkaji kebenaran data dan status kewarganegaraan para individu yang disebutkan. Ia menekankan bahwa hukum Indonesia secara tegas melarang keterlibatan WNI dalam dinas militer negara asing, termasuk konsekuensi terhadap kewarganegaraan jika terjadi pelanggaran.
Pemerintah juga menyatakan akan menyelidiki kemungkinan adanya praktik penipuan atau eksploitasi dalam proses rekrutmen. Jika terbukti bahwa WNI menjadi korban, maka pemerintah siap mengambil langkah perlindungan sesuai peraturan hukum yang berlaku. Yvonne menegaskan bahwa keterlibatan individu tersebut tidak merepresentasikan kebijakan resmi Indonesia, dan tetap akan dilakukan verifikasi menyeluruh sebelum menentukan tindakan lebih lanjut.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tentara AS Didakwa Insider Trading Rp7,2 Miliar
Seorang tentara aktif AS didakwa menggunakan informasi rahasia militer untuk meraih keuntungan hingga Rp7,2 miliar dari pasar prediksi, terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.
25 Oktober 2026

Lutfi dan Dino Berbeda Sikap Soal Tekanan Singapura Terkait Pasar Saham dan Karhutla
Perbedaan pandangan muncul antara dua tokoh publik soal respons terhadap tekanan Singapura terkait klasifikasi pasar modal dan kebakaran hutan, dengan Lutfi menyoroti kepentingan ekonomi dan lingkungan, sementara Dino menekankan pentingnya diplomasi dan kerja sama regional.
25 Oktober 2026

Widodo AS Tutup Usia, Pemimpin TNI Pertama dari Angkatan Laut
Mantan Panglima TNI dan Menko Polhukam, Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto, meninggal dunia pada Minggu (25/10), meninggalkan jejak sejarah sebagai tokoh militer pertama dari matra Angkatan Laut yang memimpin TNI secara nasional.
25 Oktober 2026

Demonstrasi Prancis Ricuh, Massa Protes Biaya Hidup
Aksi protes nasional di Paris dan Marseille memicu bentrokan dengan polisi akibat ketidakpuasan terhadap kenaikan harga bahan bakar dan biaya hidup yang tinggi.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Anggota BPK Fathan Subchi Wafat di Usia 56 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.59 WITA

Sopir Ojol Korban Tabrakan Mobil BYD Masih Dirawat di RS Fatmawati
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Santri Klaten Diharapkan Jadi Pilar Pembangunan Indonesia Emas
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Ribu Warga Albania Demo, Tuntut Mundurnya PM Akibat Krisis Hidup dan Korupsi
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Prabowo Tegaskan Ketahanan Ekonomi Indonesia Hadapi Tekanan MSCI
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

243 Orang dan 14 Perusahaan Jadi Tersangka Karhutla
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

UMKM Binaan Pertamina Dorong Pemberdayaan Sosial dan Pelestarian Budaya
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

Penangkapan Jaringan Narkoba di Mesuji Ungkap Ratusan Ekstasi dan Senjata Rakitan
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

