Delapan WNI Diduga Jadi Tentara Bayaran Rusia via Rekrutmen Palsu
Delapan warga negara Indonesia diduga direkrut sebagai tentara bayaran Rusia melalui penawaran kerja fiktif sebagai satpam dan tenaga administrasi dengan gaji tinggi.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 05.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Sejumlah WNI, sebanyak delapan orang, dikabarkan telah terlibat sebagai tentara bayaran bagi Rusia, dengan modus operandi perekrutan melalui penawaran pekerjaan yang menyesatkan. Menurut informasi intelijen dalam lingkup pemerintah, para calon pelamar tersebut diberi kesempatan bekerja sebagai satuan pengamanan atau staf administrasi dengan iming-iming gaji tinggi, tanpa menyadari bahwa tujuan akhirnya adalah pengiriman ke medan operasi militer.
Perekrutan tersebut dilakukan oleh pihak ketiga yang beroperasi di luar wilayah Indonesia, dengan menyamar sebagai perusahaan atau lembaga yang menawarkan lowongan kerja. Proses pendaftaran dilakukan secara daring, dan setelah lolos seleksi, para pelamar kemudian dikirim ke Rusia tanpa sepengetahuan pihak berwenang Indonesia. Informasi ini diperoleh dari hasil pemantauan intelijen dalam negeri yang telah disampaikan ke lembaga terkait.
Kementerian Luar Negeri Indonesia telah memulai langkah verifikasi menyeluruh atas informasi tersebut, bekerja sama dengan perwakilan RI di negara-negara terkait. Proses koordinasi juga melibatkan instansi terkait seperti kepolisian, intelijen, dan kementerian hukum untuk menentukan status hukum dan konsekuensi yang mungkin muncul. Pemerintah menegaskan bahwa keikutsertaan WNI dalam angkatan bersenjata negara asing tidak diizinkan secara hukum.
Meski belum ada konfirmasi resmi, pemerintah menyatakan bahwa jika terbukti, tindakan tersebut merupakan keputusan pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan resmi Indonesia. Selain itu, pelanggaran tersebut berpotensi berdampak pada status kewarganegaraan, sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Pemerintah tetap memantau perkembangan kasus ini secara intensif dan siap mengambil langkah hukum jika ditemukan bukti kuat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Harga Bensin AS Tembus Rp72,7 Juta per Galon Akibat Ketegangan AS-Iran
Lonjakan harga bensin di AS mencapai Rp72,7 juta per galon menjelang Labor Day, dipicu serangan militer terhadap Iran dan kekhawatiran gangguan pasokan minyak global.
8 September 2026

JLR Siap PHK 4.000 Karyawan Akibat Tekanan Persaingan Global
Jaguar Land Rover mengumumkan pemangkasan 4.000 posisi kerja sebagai respons terhadap tekanan kompetitif dari mobil China dan ketidakpastian pasar global.
8 September 2026

Pesawat Kargo Melampaui Batas Landasan, Tewaskan Lima Orang di Miami
Kecelakaan pesawat kargo Amazon Prime Air 7598 di Bandara Internasional Miami menewaskan lima orang dan melukai lima lainnya, termasuk tiga dalam kondisi kritis, setelah melampaui batas landasan pacu saat mendarat.
7 September 2026

AS Perbarui Imbauan Keamanan untuk Wisatawan ke Brasil
Pemerintah AS memperbarui rekomendasi perjalanan ke Brasil dengan penekanan pada risiko kejahatan berkekerasan dan penculikan kilat di kawasan perkotaan.
7 September 2026
Berita Lainnya

Anak Rentan Iritasi Paru Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.47 WITA

Wisata Bromo Tetap Beroperasi, Syuting Dibekukan Sementara
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Langkah Alami Atasi Tenggorokan Gatal Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Makanan Alami Bantu Atasi Lendir di Tenggorokan Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Motor Agustus 2026 Turun Signifikan
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Mobil Nasional Agustus 2026 Tumbuh, Toyota Puncaki Peringkat
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Harga Apple Naik Akibat Kelangkaan Chip, Penjualan Tetap Stabil
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA

Penjualan Mobil Capai Rekor Tertinggi, BYD Masuk Lima Besar
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA


