DJP Siapkan Pemungutan Pajak Digital Lebih Luas
Direktorat Jenderal Pajak siap tingkatkan basis pajak digital hingga dua kali lipat lewat implementasi SPP-TLDN dan kemitraan dengan 230 platform global.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 07.33 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan tengah memperluas cakupan pemungutan pajak di sektor digital, dengan menetapkan 230 pemain platform global sebagai pihak yang wajib memungut pajak atas transaksi yang dilakukan konsumen di Indonesia. Pemain tersebut mencakup layanan seperti YouTube, YouTube Music, Spotify, dan platform digital lain yang beroperasi secara global namun memiliki pengguna lokal.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi DJP untuk memperkuat basis pajak dari aktivitas digital yang sebelumnya sulit dipantau secara langsung. Dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Direktur Jenderal Pajak menyatakan bahwa pihaknya akan segera menerapkan Peraturan Presiden (Perpres) terkait Sistem Pemungutan Pajak atas Transaksi Digital Luar Negeri (SPP-TLDN), yang dijadwalkan berlaku pada pertengahan September 2026.
Implementasi SPP-TLDN diharapkan mampu menaikkan basis pajak digital dari saat ini yang berkisar antara Rp8 triliun hingga Rp12 triliun menjadi dua kali lipat dalam waktu dekat. Peningkatan ini didorong oleh mekanisme pemungutan pajak yang lebih inklusif, di mana platform digital bertindak sebagai pemungut pajak secara langsung atas transaksi yang melibatkan konsumen Indonesia.
Dengan pendekatan baru ini, DJP menegaskan komitmennya untuk memastikan kepatuhan pajak dari aktivitas ekonomi digital yang semakin dominan. Upaya ini tidak hanya menaikkan penerimaan negara, tetapi juga menciptakan kesetaraan dalam pemungutan pajak antara pelaku bisnis lokal dan global.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


