DKP Sultra Tingkatkan Kapasitas Pengelolaan PAAP Berbasis Masyarakat
Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Tenggara gelar pelatihan intensif untuk perkuat kapasitas masyarakat dalam pengelolaan kawasan perikanan berkelanjutan.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 19.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulawesi Tenggara kembali menunjukkan komitmennya terhadap pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan dengan melaksanakan pelatihan intensif bagi kelompok pengelola kawasan perikanan berbasis masyarakat. Kegiatan yang diikuti oleh puluhan perwakilan dari berbagai desa pesisir ini bertujuan meningkatkan kapasitas lokal dalam mengelola kawasan perikanan secara mandiri dan berkelanjutan.
Pelatihan yang berlangsung selama empat hari ini mencakup berbagai aspek teknis, mulai dari pemantauan ekosistem laut, penerapan prinsip konservasi, hingga perencanaan kawasan yang melibatkan partisipasi masyarakat. Materi disampaikan oleh narasumber ahli dari institusi terkait, yang memastikan transfer ilmu berbasis bukti dan praktik terbaik. Peserta dilibatkan secara aktif dalam simulasi pengelolaan kawasan dan perencanaan aksi pengelolaan sumber daya.
Salah satu peserta, Ibu Siti Aminah dari Desa Wawo, menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi bekal penting untuk mengelola wilayah perikanan di lingkungannya. “Kami sekarang lebih paham cara melindungi terumbu karang dan membatasi penangkapan ikan secara berlebihan agar ekosistem tetap lestari,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antarwarga dalam menjaga keberlangsungan sumber daya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang DKP Sultra untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat pesisir sebagai pelaku utama dalam pengelolaan sumber daya laut. Dengan meningkatkan kapasitas lokal, diharapkan tercipta kawasan perikanan yang berkelanjutan, produktif, dan ramah lingkungan. Tujuan akhirnya adalah menciptakan kesejahteraan ekonomi berbasis ekosistem laut yang sehat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Mantan Siswa Laporkan Guru karena Dugaan Pemerkosaan Berulang
Seorang mantan siswa melaporkan guru di Sulawesi Tenggara atas dugaan pemerkosaan yang terjadi selama masa sekolah, dengan korban menyebutkan 13 kali kejadian.
9 September 2026

Kejati Sultra Periksa Aktivitas Tambang Nikel di Pulau Kecil, GERAK SULTRA Dukung Langkah Verifikasi
Gerakan Rakyat Anti Korupsi Sultra mendukung Kejati Sultra yang akan memverifikasi aktivitas pertambangan nikel di pulau-pulau kecil, termasuk area pasca tambang milik istri Gubernur.
9 September 2026

Kolaborasi Pemprov dan Kejati Sultra Percepat Pemulihan Aset dan Tata Kelola SDA
Sinergi antara Pemerintah Provinsi Sultra dan Kejati Sultra bertujuan mempercepat penertiban aset daerah dan perbaikan tata kelola sumber daya alam melalui pendekatan restoratif dan kolaboratif.
9 September 2026

Kebakaran Landa Dua Rumah di Wakontu Akibat Kompor Tak Dimatikan
Kebakaran hebat terjadi di Desa Wakontu, Muna Barat, menyebabkan dua rumah hangus karena kompor gas ditinggalkan menyala setelah memasak.
8 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


