DPR Setujui Tambahan Dana Rp500 Miliar untuk Alokon 2027
Komisi IX DPR RI menyetujui penambahan anggaran Rp500 miliar untuk pengadaan alat dan obat kontrasepsi di tahun depan.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 02.35 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia secara resmi menyetujui usulan peningkatan anggaran sebesar Rp500 miliar untuk Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2027. Keputusan ini diambil dalam rapat kerja yang digelar pada Kamis, 3 September, sebagai bentuk dukungan terhadap program pengendalian populasi dan kesehatan reproduksi nasional.
Dana tambahan tersebut akan digunakan khusus untuk memenuhi kebutuhan pengadaan alat kontrasepsi (alokon) dan obat kontrasepsi yang diperlukan oleh fasilitas kesehatan di seluruh wilayah Indonesia. Penambahan anggaran ini dinilai penting guna menjamin ketersediaan alat dan obat yang cukup, terutama di daerah terpencil yang sering mengalami kelangkaan.
Proses persetujuan dilakukan setelah melalui pembahasan intensif terkait efektivitas dan akuntabilitas penggunaan dana. Anggota komisi menekankan perlunya transparansi dan pengawasan ketat agar alokasi dana benar-benar sampai ke masyarakat yang membutuhkan. Dengan penambahan ini, diharapkan akses terhadap alat kontrasepsi dapat ditingkatkan secara merata, khususnya di wilayah dengan tingkat partisipasi keluarga berencana yang masih rendah.
Tujuan utama dari pengalokasian dana tersebut adalah mendukung program pembangunan keluarga yang sehat dan berkelanjutan, sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) terkait kesehatan reproduksi dan kualitas hidup masyarakat. Keputusan ini menunjukkan komitmen parlemen dalam mendukung kebijakan kesehatan nasional yang berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan campuran solar B50, memicu minat belajar dari Jepang hingga negara Eropa terkait implementasi dan regulasinya.
9 September 2026

48 Jam Listrik Padam, Warga Gambia Aksi Massal Tuntut Presiden Mundur
Pemadaman listrik berkepanjangan selama 48 jam di Gambia memicu unjuk rasa besar-besaran di Banjul dan daerah lain, dengan massa menuntut presiden Adama Barrow mundur, sementara pihak berwenang mengaku penyebabnya adalah lonjakan beban dan gangguan teknis.
9 September 2026

Warga Bantaran Rel Senen Diberi Hunian Sementara oleh Pemerintah
Ratusan warga eks bantaran rel Senen kini tinggal di hunian sementara yang disediakan pemerintah, menandai realisasi program relokasi dan penataan kawasan.
9 September 2026

Pemerintah Siapkan Rp17 T untuk Bansos Beras Hingga Akhir 2026
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp17 triliun untuk penyaluran bantuan beras 30 kg per keluarga penerima hingga akhir 2026, dengan distribusi secara rutin dan terkonsentrasi.
9 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Data Ekonomi India Dikritik, Mantan Pejabat Sebut Manipulasi Sistemik
Rabu, 9 September 2026, 07.34 WITA


