Selasa, 22 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Dua Pria Ditangkap karena Video Mesum Berisi Konten HIV

Dua pria, MR (27) dan MA (24), ditangkap karena menyebarkan video mesum eksklusif berjudul 'A Day in My Life' yang dikomersilkan via grup tertutup dengan tarif Rp150 ribu per akses, dan diketahui positif HIV setelah pemeriksaan kesehatan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 21 September 2026, 23.01 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 6x dibuka
Dua Pria Ditangkap karena Video Mesum Berisi Konten HIV📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Dua pria berinisial MR dan MA berhasil diamankan oleh aparat kepolisian setelah video mesum mereka yang berjudul 'A Day in My Life' viral di wilayah Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Penangkapan dilakukan dalam operasi malam hari pada Sabtu (19/9), menyusul laporan masyarakat dan penyebaran konten tersebut secara terus-menerus melalui platform digital terbatas. Keduanya diduga memproduksi dan menjual konten dewasa secara eksklusif kepada anggota komunitas tertentu.

Konten tersebut hanya bisa diakses setelah pembayaran sebesar Rp150 ribu per akses, dengan sistem pembayaran yang dikendalikan melalui transfer uang. Polisi menyatakan bahwa aktivitas komersial ini telah berlangsung sejak Juli 2026 dan menghasilkan pendapatan mencapai belasan juta rupiah dari sejumlah pengguna yang bergabung dalam grup tertutup. Pemilik akun konten diduga memanfaatkan privasi platform untuk menutupi aktivitas ilegal mereka.

Setelah penangkapan, keduanya menjalani pemeriksaan kesehatan secara paksa di fasilitas medis terkait. Hasilnya menunjukkan bahwa MR dan MA dinyatakan positif mengidap virus HIV. Informasi ini diperoleh dari penyidik yang menangani kasus, yang menyebutkan bahwa pengecekan dilakukan sebagai bagian dari proses penyidikan terhadap dugaan pelanggaran UU ITE dan peredaran konten pornografi.

Penyidik menegaskan bahwa penyebaran konten dewasa secara digital, terutama yang melibatkan individu dengan kondisi kesehatan tertentu, merupakan ancaman serius terhadap keamanan digital dan kesehatan masyarakat. Kasus ini menjadi peringatan atas bahaya komersialisasi konten seksual yang tidak bertanggung jawab, terlebih jika dikaitkan dengan penyakit menular. Polisi menegaskan bahwa tindakan hukum akan diterapkan secara tegas sesuai peraturan yang berlaku.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya