ETF Emas Jadi Pelindung Portofolio Dana Pensiun
OJK dorong dana pensiun manfaatkan ETF Emas sebagai alat mitigasi risiko fluktuasi saham melalui korelasi invers yang terbukti.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 6 September 2026, 11.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menekankan potensi ETF Emas sebagai instrumen pelindung dalam portofolio investasi, khususnya bagi dana pensiun yang menghadapi volatilitas pasar saham. Deputi Komisioner Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun Iwan Pasila menyampaikan bahwa emas sering bergerak secara counter-cyclical terhadap saham—ketika pasar saham melemah, harga emas cenderung naik, sehingga mampu menyeimbangkan dampak kerugian.
Instrumen ini, kata Iwan, memiliki ekosistem pengawasan yang ketat, mulai dari penyimpanan emas fisik, penentuan harga, hingga mekanisme perdagangan di pasar sekunder. Keberadaan emas fisik sebagai aset dasar dijamin melalui sistem rekonsiliasi rutin, memastikan tidak ada klaim yang bersifat fiktif. Hal ini menjadi fondasi utama kepercayaan publik terhadap ETF Emas sebagai alternatif investasi jangka panjang yang stabil.
Setiap unit ETF Emas yang diterbitkan atau dibeli secara bersih, disertai dengan emas fisik yang sesuai nilainya, dengan catatan kepemilikan yang terekam dalam Electronic Gold Receipt (EGR). Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Hasan Fawzi menegaskan bahwa proses rekonsiliasi dilakukan secara berkala untuk menjamin kesesuaian antara jumlah unit yang diperdagangkan dan aset fisik yang tersimpan.
Penerapan ini ditujukan untuk meningkatkan imbal hasil sekaligus menjaga keseimbangan risiko dalam portofolio dana pensiun. Institusi seperti BPJS Ketenagakerjaan, Asabri, TASPEN, dan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) diharapkan dapat memanfaatkan ETF Emas sebagai bagian dari strategi diversifikasi aset yang lebih tahan terhadap gejolak pasar.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


