Sabtu, 19 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Evakuasi Tiga Jenazah dari KM Virgo, Total Korban Meninggal Capai Sembilan Orang

Tim penyelam TNI AL berhasil mengevakuasi tiga jenazah dari dalam KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Masalembo, menaikkan jumlah korban meninggal menjadi sembilan orang.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 19 September 2026, 14.39 WITA·👁 3 orang membaca· 3 hari ini · 6x dibuka
Evakuasi Tiga Jenazah dari KM Virgo, Total Korban Meninggal Capai Sembilan Orang📷 BBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pada hari keenam operasi pencarian dan penyelamatan, tim penyelam TNI Angkatan Laut berhasil mengevakuasi tiga jenazah dari dalam bangkai KM Virgo Transport 8 yang terdampar di dasar laut. Ketiganya terdiri atas dua laki-laki dan satu perempuan, ditemukan melalui penyelaman yang dilakukan oleh pasukan khusus TNI AL. Proses evakuasi dimulai pada pukul 12.28 WITA dengan satu jenazah laki-laki diekstraksi terlebih dahulu, diikuti dua korban lainnya yang dievakuasi pada pukul 13.10 WITA.

Kapal yang sebelumnya tenggelam dalam posisi tengkurap dan miring ke kiri, memiliki bagian buritan menancap di dasar laut dengan kedalaman sekitar 15 meter, sementara bagian haluan berada pada kedalaman lima hingga enam meter. Tim penyelam berhasil memasuki ruangan kapal dengan memecahkan jendela kaca, memungkinkan akses masuk ke area dalam bangkai kapal. Proses ini dilakukan oleh tim Kopaska dan Koppeba TNI AL yang berkoordinasi dengan satuan lain dalam operasi SAR.

Jenazah tiga korban kemudian dibawa ke KRI I Gusti Ngurah Rai-332 untuk proses lanjutan. Dari kapal perang tersebut, jenazah dipindahkan ke KN SAR Kamajaya dan akan dibawa ke Dermaga Kerisakti, Banjarmasin, dengan perkiraan kedatangan sekitar pukul 23.00. Kondisi laut yang stabil selama dua hari terakhir mendukung pelaksanaan penyelaman dan operasi evakuasi, memungkinkan tim kembali melakukan penyelaman di dalam kapal setelah sebelumnya menghadapi kendala.

Sementara itu, tim salvage telah mulai melakukan survei terhadap kondisi badan kapal menggunakan remotely operated vehicle (ROV) untuk menentukan strategi teknis pengangkatan kapal ke permukaan. Langkah ini menjadi bagian dari proses awal yang menentukan arah operasi selanjutnya. Operasi pencarian korban tetap dilanjutkan selama kondisi di lapangan memungkinkan. Sampai Kamis malam, total korban yang ditemukan berjumlah 114 orang, termasuk 108 orang selamat, sementara 129 penumpang lainnya masih dalam status belum ditemukan.

Di sisi lain, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengganti jabatan Direktur Jenderal Perhubungan Laut, dengan menunjuk Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Lollan Panjaitan, sebagai pelaksana tugas. Keputusan ini merupakan bagian dari evaluasi internal dan peningkatan sistem pengawasan di sektor transportasi laut, guna memperkuat keselamatan pelayaran dan efektivitas operasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya