Sabtu, 10 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Festival UMKM Dorong Perekonomian Lokal di Kelapa Gading Timur

Festival UMKM di Kelapa Gading Timur sukses menarik minat warga dan menuntaskan stok dagangan seluruh pelaku usaha dalam waktu singkat.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 10 Oktober 2026, 12.17 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Festival UMKM Dorong Perekonomian Lokal di Kelapa Gading Timur📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Festival Kelapa Gading Street Fest yang berlangsung di Taman Joging 1 menampilkan puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah dari lingkungan setempat. Acara yang diselenggarakan oleh Kelurahan Kelapa Gading Timur menjadi wadah strategis bagi pedagang lokal untuk memasarkan produk secara langsung kepada masyarakat. Dalam sehari, seluruh stok dagangan para penjual telah habis terjual, mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap produk-produk lokal.

Salah satu peserta, Dedeh (53), bersama suaminya, berhasil menjual habis semua stok lupis dan sengkulun yang mereka bawa. Ia menyampaikan kepuasannya atas kesempatan berjualan yang terbuka lebar dalam acara tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan ruang nyata bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah untuk memperoleh penghasilan tambahan. Ia berharap pemerintah daerah dapat terus mendukung keberlangsungan acara dan memberikan bantuan lebih lanjut agar usaha mereka bisa berkembang secara berkelanjutan.

Kehadiran warga sangat tinggi sejak pagi hari, bahkan sebelum pukul 07.00 WIB. Rina (53) dan Neneng (58), warga setempat, menyambut gembira kehadiran festival yang baru pertama kali digelar di hari kerja. Mereka menyebut acara ini memberikan hiburan sekaligus nilai ekonomi langsung bagi komunitas. Keduanya berharap kegiatan serupa bisa dilaksanakan secara rutin agar manfaatnya terus dirasakan oleh masyarakat.

Selain pasar, acara juga menampilkan berbagai pertunjukan menarik seperti penampilan Palang Pintu, drumband dari SMKN 33 Jakarta, serta pawai Eco Parade yang memukau penonton. Peserta pawai mengenakan kostum kreatif dari bahan daur ulang seperti bekas kemasan kopi, koran, tutup botol, dan karung goni. Ina (43), salah satu peserta, mengenakan gaun dan topi dari bubble wrap serta banner bekas, dan menekankan pentingnya menjaga lingkungan melalui inovasi kreatif. Ia berharap festival ini rutin digelar setiap tahun dengan konsep yang semakin inovatif.

Sebagai bagian dari inovasi pelayanan publik, Kelurahan Kelapa Gading Timur masuk dalam 10 besar finalis Benyamin S Award, penghargaan bergengsi dari Pemprov DKI Jakarta untuk mengapresiasi program kelurahan yang berdampak positif terhadap kualitas hidup warga. Neneng menyatakan dukungan penuh agar kelurahan tempat tinggalnya meraih juara dalam penilaian akhir yang akan berlangsung akhir Oktober 2026. Keberhasilan festival ini dianggap sebagai salah satu bukti konkret dari upaya pemerintah kelurahan dalam membangun ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya