G-Dragon Ajak Keturunan Pahlawan Perang Korea Nikmati Konser BIGBANG
G-Dragon mengundang keturunan veteran Perang Korea, pejuang kemerdekaan, dan petugas pemasyarakatan hadiri konser anniversary BIGBANG sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 14.26 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 6x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - G-Dragon, sang leader BIGBANG, menggelar aksi nyata penghormatan kepada para pahlawan masa lalu dengan mengundang keturunan veteran Perang Korea, pejuang kemerdekaan, serta petugas pemasyarakatan untuk menyaksikan konser peringatan ke-20 BIGBANG di Stadion Goyang. Acara tiga hari tersebut menjadi pembuka tur dunia terbaru grup, sekaligus menjadi pertunjukan pertama BIGBANG sebagai kelompok dalam sembilan tahun, sejak tur terakhir mereka, Last Dance.
Undangan ini dilakukan melalui Juspeace Foundation, yayasan yang didirikan oleh G-Dragon sendiri pada 2024 dan dikepalai oleh Oh Hee-young sebagai pimpinan. Seluruh tiket konser disediakan secara pribadi oleh G-Dragon dan diserahkan kepada yayasan untuk disalurkan kepada penerima manfaat. Inisiatif ini merupakan bagian dari proyek bertajuk Hero Recovery, yang bertujuan mengenang dan mengapresiasi para individu yang telah menjalankan tugas penting dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat.
Oh Hee-young menegaskan bahwa kehadiran masyarakat dalam kehidupan sehari-hari merupakan hasil dari pengorbanan para pahlawan di masa lalu. "Meskipun bentuk penghargaan ini sederhana, kami ingin mereka tahu bahwa dedikasi mereka tidak pernah dilupakan," ujarnya. Proyek Hero Recovery akan terus dikembangkan sebagai bentuk ungkapan terima kasih dan penghormatan melalui seni dan budaya.
Kegiatan ini bukan kali pertama G-Dragon menunjukkan komitmen sosial melalui musik. Pada konser solonya, Ubermensch, tahun 2025, ia juga pernah mengundang petugas layanan publik seperti polisi dan petugas pemadam kebakaran. Kini, dengan tur XX: Cosmos, BIGBANG akan melanjutkan perjalanan mereka ke 19 kota dunia, termasuk Jakarta pada Januari 2027, setelah dimulai dari Goyang pada 21–23 Agustus.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tentara AS Didakwa Insider Trading Rp7,2 Miliar
Seorang tentara aktif AS didakwa menggunakan informasi rahasia militer untuk meraih keuntungan hingga Rp7,2 miliar dari pasar prediksi, terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.
25 Oktober 2026

Lutfi dan Dino Berbeda Sikap Soal Tekanan Singapura Terkait Pasar Saham dan Karhutla
Perbedaan pandangan muncul antara dua tokoh publik soal respons terhadap tekanan Singapura terkait klasifikasi pasar modal dan kebakaran hutan, dengan Lutfi menyoroti kepentingan ekonomi dan lingkungan, sementara Dino menekankan pentingnya diplomasi dan kerja sama regional.
25 Oktober 2026

Widodo AS Tutup Usia, Pemimpin TNI Pertama dari Angkatan Laut
Mantan Panglima TNI dan Menko Polhukam, Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto, meninggal dunia pada Minggu (25/10), meninggalkan jejak sejarah sebagai tokoh militer pertama dari matra Angkatan Laut yang memimpin TNI secara nasional.
25 Oktober 2026

Demonstrasi Prancis Ricuh, Massa Protes Biaya Hidup
Aksi protes nasional di Paris dan Marseille memicu bentrokan dengan polisi akibat ketidakpuasan terhadap kenaikan harga bahan bakar dan biaya hidup yang tinggi.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Anggota BPK Fathan Subchi Wafat di Usia 56 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.59 WITA

Sopir Ojol Korban Tabrakan Mobil BYD Masih Dirawat di RS Fatmawati
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Santri Klaten Diharapkan Jadi Pilar Pembangunan Indonesia Emas
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Ribu Warga Albania Demo, Tuntut Mundurnya PM Akibat Krisis Hidup dan Korupsi
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Prabowo Tegaskan Ketahanan Ekonomi Indonesia Hadapi Tekanan MSCI
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

243 Orang dan 14 Perusahaan Jadi Tersangka Karhutla
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

UMKM Binaan Pertamina Dorong Pemberdayaan Sosial dan Pelestarian Budaya
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

Penangkapan Jaringan Narkoba di Mesuji Ungkap Ratusan Ekstasi dan Senjata Rakitan
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

