Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Garuda Hentikan Operasional Semua Penerbangan Akibat Abu Vulkanik

Pembatalan massal penerbangan Garuda berlangsung hingga Senin, 7 September, menyusul penutupan sementara tiga bandara utama akibat abu vulkanik erupsi Anak Krakatau.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 07.25 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Garuda Hentikan Operasional Semua Penerbangan Akibat Abu Vulkanik
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Maskapai Garuda Indonesia menghentikan seluruh rute penerbangan mulai hari ini hingga Senin, 7 September, sebagai respons terhadap penyebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Keputusan ini diambil menyusul perpanjangan penutupan sementara oleh otoritas terkait terhadap tiga bandara utama, yakni Soekarno-Hatta di Jakarta, Husein Sastranegara di Bandung, dan Radin Inten II di Lampung. Kondisi tersebut dinilai tidak memungkinkan bagi pesawat untuk beroperasi secara aman.

Sebagai langkah antisipatif, perusahaan melakukan pemeriksaan teknis menyeluruh terhadap seluruh armada yang terdampak. Tujuannya adalah memastikan bahwa semua pesawat yang kembali beroperasi telah memenuhi standar keselamatan dan kelaikudaraan. Operasional akan dilanjutkan secara bertahap setelah bandara dinyatakan siap beroperasi, semua persyaratan keselamatan terpenuhi, dan kesiapan pesawat terkonfirmasi sesuai peraturan yang berlaku.

Bagi penumpang yang terdampak pembatalan, Garuda menyediakan dua opsi alternatif: pengembalian dana penuh (full refund) atau perubahan jadwal penerbangan sesuai ketentuan. Permohonan pengembalian dana atau perubahan jadwal dapat dilakukan hingga tanggal 14 September 2026. Maskapai mengimbau penumpang untuk selalu memeriksa status penerbangan melalui kanal resmi Garuda Indonesia sebelum berangkat ke bandara.

Perusahaan menegaskan terus memantau perkembangan situasi secara intensif dan berkoordinasi dengan otoritas penerbangan sipil serta pihak terkait lainnya. Informasi terbaru mengenai status operasional penerbangan akan disampaikan secara rutin melalui saluran komunikasi resmi Garuda Indonesia.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya