Generasi 40 Tahun ke Atas Jadi Penggerak Ekonomi Baru
Kelompok usia di atas 40 tahun kini menjadi segmen konsumen strategis dengan daya beli tinggi dan adopsi digital yang kuat, menawarkan peluang besar bagi pelaku usaha.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 14.46 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kini, kelompok masyarakat berusia di atas 40 tahun muncul sebagai salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Studi terbaru yang dipublikasikan oleh Hakuhodo Institute of Life and Living ASEAN (HILL ASEAN) menunjukkan bahwa generasi paruh baya—disebut sebagai Prime Generation—tak lagi hanya mapan secara finansial, tetapi juga aktif dalam ekosistem digital. Perubahan perilaku ini membuka ruang bagi sektor bisnis untuk menyesuaikan strategi pemasaran, menjauh dari dominasi konsumen muda yang selama ini menjadi fokus utama.
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa populasi berusia di atas 40 tahun menyumbang 38,2% dari total penduduk Indonesia, dengan kelompok usia 55–59 tahun mencatatkan rata-rata pendapatan tertinggi. Di sisi lain, penetrasi internet di kalangan Generasi X mencapai 79,48% menurut data APJII, membantah anggapan bahwa mereka kurang memahami teknologi atau menurun dalam aktivitas konsumsi.
Menurut Group CEO Hakuhodo International Indonesia, Devi Attamimi, kini saatnya para pelaku usaha merevaluasi pendekatan tradisional yang terlalu fokus pada segmen muda. Ia menekankan bahwa potensi konsumen paruh baya yang telah terbukti memiliki daya beli tinggi dan fleksibilitas digital harus menjadi prioritas strategis. “Pasar tidak lagi hanya milik generasi muda. Generasi 40 tahun ke atas kini menjadi pusat perhatian baru karena kontribusi nyata mereka terhadap ekonomi,” ujarnya.
Fakta-fakta ini menggambarkan pergeseran signifikan dalam dinamika konsumsi Indonesia. Tidak lagi dianggap sebagai kelompok yang stagnan atau tertinggal dalam transformasi digital, generasi paruh baya kini menunjukkan kapasitas besar sebagai penggerak pasar. Peluang ini harus dimanfaatkan dengan tepat oleh pelaku usaha melalui inovasi produk, layanan, dan komunikasi pemasaran yang lebih inklusif dan relevan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


