Gubernur Kaltim: Apresiasi Pemda Jadi Momentum Bangun Kalimantan Bersama
Gubernur Kalimantan Timur menegaskan apresiasi pemerintah daerah berprestasi sebagai momentum memperkuat kolaborasi dan pembangunan berkelanjutan di seluruh wilayah Kalimantan.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 21.42 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Gubernur Kalimantan Timur menyampaikan keyakinannya bahwa ajang penghargaan bagi pemerintah daerah berprestasi bukan sekadar pengakuan formal, melainkan momen strategis untuk memperkokoh komitmen bersama dalam membangun kawasan Kalimantan secara utuh. Dalam pidatonya di Balikpapan, ia menekankan pentingnya menjadikan kegiatan ini sebagai titik awal transformasi kebijakan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.
Ia menyoroti bahwa Kalimantan, meski terdiri dari lima provinsi dengan karakteristik berbeda, memiliki keterkaitan geografis dan ekonomi yang erat. Menurutnya, pembangunan di wilayah ini harus dilakukan secara sinergis, bukan terfragmentasi, agar setiap daerah dapat saling mendukung dan memperkuat kesejahteraan bersama.
Acara yang diselenggarakan di Balikpapan ini, lanjutnya, menjadi ruang dialog penting bagi seluruh kepala daerah se-Kalimantan. Melalui pertemuan ini, diharapkan muncul komitmen konkret dalam mengatasi tantangan bersama, seperti pengelolaan lingkungan, akses layanan kesehatan, dan pendidikan.
Rudi menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Dalam Negeri atas penyelenggaraan kegiatan tersebut, yang diprakarsai oleh Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Ia menegaskan bahwa penghargaan bukan tujuan akhir, melainkan alat pendorong agar setiap daerah terus berinovasi dalam pelayanan publik dan memastikan pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat di lapangan.
Dalam kesempatan itu, sebanyak 32 wilayah menerima penghargaan dalam berbagai kategori, termasuk pengelolaan sampah dan lingkungan, kualitas layanan kesehatan, serta akses pendidikan. Penghargaan ini diharapkan menjadi pemicu perbaikan berkelanjutan di seluruh daerah yang berpartisipasi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan campuran solar B50, memicu minat belajar dari Jepang hingga negara Eropa terkait implementasi dan regulasinya.
9 September 2026

48 Jam Listrik Padam, Warga Gambia Aksi Massal Tuntut Presiden Mundur
Pemadaman listrik berkepanjangan selama 48 jam di Gambia memicu unjuk rasa besar-besaran di Banjul dan daerah lain, dengan massa menuntut presiden Adama Barrow mundur, sementara pihak berwenang mengaku penyebabnya adalah lonjakan beban dan gangguan teknis.
9 September 2026

Warga Bantaran Rel Senen Diberi Hunian Sementara oleh Pemerintah
Ratusan warga eks bantaran rel Senen kini tinggal di hunian sementara yang disediakan pemerintah, menandai realisasi program relokasi dan penataan kawasan.
9 September 2026

Pemerintah Siapkan Rp17 T untuk Bansos Beras Hingga Akhir 2026
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp17 triliun untuk penyaluran bantuan beras 30 kg per keluarga penerima hingga akhir 2026, dengan distribusi secara rutin dan terkonsentrasi.
9 September 2026
Berita Lainnya
Pemadaman Listrik Berlanjut di Kendari dan Konawe, Tertunda Hingga Malam Hari
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
ASN Tunggak Pajak Kendaraan Siap Dikenai Sanksi TPP
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Kebiasaan Malam Sederhana Tingkatkan Kesehatan Kulit
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Skandal Kuota Haji Rp622 Miliar Terungkap, Saksi Sebut Ada Instruksi Ketik Nama
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Pemkot Kendari Tuntaskan Pembangunan Jembatan Wawo
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

KPK Diminta Telusuri Aliran Dana Kasus Tambang di Bombana
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

KPK Diminta Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Tambang Nikel Kabaena
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA


