Harga BBM Nonsubsidi Naik Per 1 September 2026
Penyesuaian harga BBM nonsubsidi oleh Pertamina berlaku mulai 1 September 2026, dengan Pertamax Turbo mencapai Rp19.600 per liter.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 09.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Pertamina secara resmi menerapkan penyesuaian harga bahan bakar minyak nonsubsidi mulai 1 September 2026. Penyesuaian ini berlaku untuk tiga produk utama, yaitu Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, yang mengalami kenaikan harga secara signifikan. Kenaikan ini dilakukan sesuai dengan mekanisme penentuan harga yang ditetapkan pemerintah, mempertimbangkan fluktuasi harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah, serta komponen pajak.
Di wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, dan Bali, harga Pertamax Turbo naik menjadi Rp19.600 per liter dari sebelumnya Rp18.300. Dexlite meningkat dari Rp19.700 menjadi Rp23.700 per liter, sementara Pertamina Dex naik dari Rp21.150 ke Rp25.200 per liter. Sementara itu, produk BBM lain seperti Pertamax, Pertamax Green 95, Pertalite, dan Biosolar tetap dipertahankan tanpa perubahan harga.
Harga BBM di SPBU swasta juga mengalami perubahan, meskipun tidak selalu seragam. Perusahaan seperti Shell, Vivo, dan BP-AKR telah mengumumkan kenaikan harga pada periode yang sama. Contohnya, Shell V-Power Diesel diberlakukan di level Rp25.420 per liter, sedangkan produk Vivo dan BP-AKR menunjukkan kenaikan pada varian diesel dan bensin berkualitas tinggi. Konsumen tetap diminta memeriksa papan harga di lokasi pengisian untuk memastikan informasi terkini.
Pemerintah memastikan bahwa BBM bersubsidi tetap dilindungi dari kenaikan harga, sehingga Pertalite tetap dijual dengan harga Rp10.000 per liter dan Biosolar di level Rp6.800 per liter. Penetapan harga ini menjadi bagian dari kebijakan perlindungan terhadap masyarakat menengah ke bawah. Perubahan harga hanya berlaku untuk produk nonsubsidi yang dipasarkan di pasar bebas.
Kenaikan harga BBM nonsubsidi tidak berdampak seragam di seluruh wilayah Indonesia, karena Pertamina menetapkan tarif berbeda tergantung lokasi dan kebijakan distribusi. Selain itu, harga di SPBU swasta dapat bervariasi tergantung strategi bisnis masing-masing operator. Masyarakat diminta tetap waspada dan memantau perubahan harga secara berkala melalui saluran resmi perusahaan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pupuk Indonesia Perkuat Irigasi di 5 Wilayah, Dorong Ketahanan Pangan
Pupuk Indonesia bersama Rabu Biru Foundation resmikan infrastruktur irigasi di lima daerah untuk tingkatkan akses air bagi petani lahan tadah hujan.
26 Oktober 2026

Indonesia Butuh Lebih Banyak Penulis Naskah Film Profesional
Ketua BPI ungkap industri film lokal kekurangan talenta, terutama penulis naskah, meski lulusan perfilman jumlahnya melimpah namun hanya sedikit yang masuk ke industri.
26 Oktober 2026

Adegan Pernikahan Chandler Bing Menggambarkan Harapan Terdalam Perry
Keluarga Matthew Perry mengungkapkan kesedihan mendalam saat menyaksikan adegan pernikahan Chandler dan Monica, yang mencerminkan keinginan abang mereka untuk memiliki keluarga di tengah perjuangan melawan kecanduan.
26 Oktober 2026

Ubed Siap Laga Penentu di Final French Open 2026
Tunggal putra Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah, melangkah ke final French Open 2026 setelah menaklukkan unggulan Prancis dalam pertandingan sengit tiga gim.
26 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lula Menang Pilpres Brasil, Ulangi Sejarah sebagai Presiden Terlama
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Singapura Tanggapi Pemangkasan Ekspor Gas RI dengan Langkah Hukum
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Pembayaran Gaji ASN Tetap Melalui Perbankan
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Indonesia Siap Tentukan Nasib Rating Pasar Modal Sendiri
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

9 Perusahaan Siap Melantai di Bursa, Tiga Punya Aset Jumbo
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

Asing Jual Bersih Rp8,73 Triliun, 10 Saham Ini Paling Dijual
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

Asing Borong Saham Unggulan, IHSG Akhiri Pekan Naik 1,21%
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

IHSG Diproyeksi Naik Terbatas dengan Risiko Koreksi
Senin, 26 Oktober 2026, 09.25 WITA

