Harga BBM Subsidi Dipertahankan hingga Akhir 2026
Pemerintah menegaskan tidak akan menaikkan harga BBM bersubsidi hingga akhir tahun ini, meski harga minyak dunia melonjak di atas asumsi anggaran.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 09.24 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 76x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tetap stabil hingga akhir 2026, meskipun harga minyak mentah dunia terus bergerak naik. Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, yang juga menjabat Menteri ESDM, menegaskan komitmen ini secara tegas dalam pertemuan di kompleks Istana Kepresidenan. Ia menegaskan bahwa kebijakan ini akan tetap berlaku tanpa penyesuaian, sebagai bentuk perlindungan terhadap daya beli masyarakat.
Saat ini, harga minyak mentah Indonesia (ICP) berada di kisaran US$92 per barel, jauh melampaui asumsi dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) yang hanya menetapkan US$70 per barel. Meskipun kenaikan harga berpotensi menambah beban subsidi energi, pemerintah yakin dapat menahan tekanan fiskal dengan mempertahankan harga BBM subsidi. Dengan tren saat ini, diproyeksikan ICP akan tetap berada di bawah ambang batas US$100 per barel.
Capaian sektor energi dan sumber daya mineral menunjukkan perkembangan positif. Penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sektor ESDM yang ditargetkan Rp133 triliun diperkirakan melampaui angka tersebut, mencapai lebih dari Rp160 triliun. Di sisi lain, devisa dari ekspor batu bara yang ditargetkan US$27 miliar diproyeksikan menembus lebih dari US$30 miliar, meskipun produksi menurun dibandingkan periode sebelumnya.
Dalam rapat evaluasi dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Menteri Bahlil menekankan pentingnya kecepatan eksekusi program tanpa mengabaikan aturan. Ia menegaskan bahwa kinerja harus cepat, tetapi tetap akuntabel dan sesuai regulasi. Pemimpin negara meminta jajaran kabinet mempercepat realisasi program dengan pendekatan yang transparan dan berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Pemerintah membangun 66 unit hunian tetap di dua lokasi di Lhokseumawe untuk memulihkan tempat tinggal warga terdampak bencana hidrometeorologi pada November 2025.
24 Oktober 2026

Rasio Elektrifikasi Nasional Tembus 99,8 Persen, Tantangan di Desa Masih Menanti
Rasio elektrifikasi Indonesia telah mencapai 99,8 persen, namun sekitar 11.000 desa dan dusun masih belum terjangkau listrik, dengan target pemerintah menyediakan akses listrik untuk semua hingga 2029.
24 Oktober 2026

Mentan Tekankan Kesiapan Swasembada Pangan Hadapi La Nina
Pemerintah siap menghadapi dampak La Nina melalui kesiapan infrastruktur dan kolaborasi nasional untuk menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan.
24 Oktober 2026

DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam Raih Penghargaan Energi Subroto 2026
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam meraih penghargaan terbaik dalam kategori Tata Kelola dan Kepatuhan di ajang Penghargaan Energi Subroto 2026.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

