Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

IHSG Diproyeksi Lanjutkan Koreksi Hari Ini

Indeks Harga Saham Gabungan diperkirakan melemah pada perdagangan Selasa, dengan rentang fluktuasi antara 6.561 hingga 6.755.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 07.27 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
IHSG Diproyeksi Lanjutkan Koreksi Hari Ini
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan mengalami tekanan penurunan pada perdagangan hari ini, setelah sebelumnya menutup sesi Senin di posisi 6.619, turun 0,25 persen atau 16,80 poin dari penutupan sebelumnya. Analis Teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menyatakan bahwa pasar masih rentan terhadap koreksi lebih lanjut, dengan potensi penurunan menuju level 6.578 hingga 6.598 jika skenario terburuk terjadi. Ia menilai bahwa indeks kemungkinan berada di akhir gelombang koreksi (wave v dari wave c), sehingga memperbesar risiko penurunan lebih dalam.

Herditya memproyeksikan pergerakan IHSG hari ini berada dalam rentang support 6.561 hingga 6.476 dan resistance 6.705 hingga 6.755. Dalam kondisi tersebut, ia menyarankan perhatian terhadap emiten-emiten tertentu seperti HRUM, INKP, MDKA, dan TPIA sebagai alternatif investasi jangka pendek. Di sisi lain, analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, juga memandang pasar masih dalam fase koreksi jangka pendek, namun tetap terbuka peluang rebound jika support terdekat dapat dipertahankan.

Ivan menekankan bahwa jika IHSG menembus di bawah level 6.569, koreksi diperkirakan akan melanjutkan pergerakan hingga menyentuh garis SMA-20. Namun, jika level tersebut mampu bertahan, rebound bisa terjadi lebih cepat. Ia memprediksi rentang support lebih dalam pada 6.569, 6.496, 6.376, dan 6.230, sementara resistance terdekat berada di kisaran 6.835 hingga 7.071. Rekomendasi saham dari Ivan mencakup ADMR, BMRI, dan BRPT.

Pada penutupan perdagangan Senin, total nilai transaksi mencapai Rp13,71 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 37,02 miliar saham. Dari total saham yang diperdagangkan, 281 menguat, 332 melemah, dan 179 stagnan. Pergerakan ini mencerminkan sentimen pasar yang cenderung hati-hati, didorong oleh tekanan jual yang meningkat dan ketidakpastian eksternal.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya