Jumat, 18 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

IHSG Diproyeksikan Menguat Jelang Penutupan Pekan

IHSG diperkirakan bergerak menguat pada akhir pekan ini dengan dukungan level support kunci dan potensi rebound dari koreksi sebelumnya.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 18 September 2026, 11.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
IHSG Diproyeksikan Menguat Jelang Penutupan Pekan📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan menunjukkan kekuatan pada perdagangan Jumat (18/9), meskipun masih menghadapi tekanan dari volatilitas pasar. Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menilai indeks berada dalam fase mixed dengan peluang penguatan tetap terbuka, asalkan mampu mempertahankan posisi di atas level 6.370. Dalam skenario terburuk, indeks bisa menguji area 6.290–6.370 sebagai level koreksi, namun jika bertahan di atas ambang tersebut, potensi kenaikan menuju rentang 6.541–6.581 tetap terbuka.

Herditya memperkirakan IHSG bergerak dalam kisaran support 6.279 hingga 6.201 dan resistance 6.585 hingga 6.633. Ia menyarankan emiten-emiten tertentu sebagai pilihan investasi, termasuk ADMR, BMRI, BRPT, dan DSSA. Di sisi lain, Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, melihat peluang rebound setelah koreksi kemarin terbatas dan indeks tetap berada di atas level support Fibonacci 6.370. Menurutnya, jika level tersebut tetap kokoh, IHSG berpotensi melanjutkan penguatan menuju 6.582–6.639.

Ivan memproyeksikan rentang support di 6.370, 6.290, dan 6.179, sementara resistance terletak di 6.639, 6.752, 6.835, hingga 6.916. Ia juga merekomendasikan sejumlah saham seperti AMRT, BBRI, BRPT, dan BUMI sebagai alternatif bagi investor yang mencari peluang di tengah fluktuasi pasar.

Pada penutupan perdagangan Kamis (17/9), IHSG berakhir di level 6.462, menguat 25,57 poin atau 0,40 persen dari posisi sebelumnya. Volume perdagangan mencapai 28,41 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp13,87 triliun. Dari total saham yang diperdagangkan, 384 menguat, 244 terkoreksi, dan 164 stagnan, menunjukkan keseimbangan antara tekanan dan sentimen positif di pasar.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya