IHSG Melemah ke Level 6.636 di Akhir Pekan
Indeks Harga Saham Gabungan turun 0,47% ke posisi 6.636 pada penutupan perdagangan Jumat, didorong koreksi sektor teknologi dan dominasi saham turun.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 18.24 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di level 6.636 pada akhir perdagangan Jumat (4/9), menunjukkan penurunan sebesar 31,41 poin atau 0,47% dibandingkan posisi sebelumnya. Gerakan negatif ini terjadi meskipun volume perdagangan mencapai 35,79 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp15,03 triliun. Pergerakan ini mencerminkan tekanan di sejumlah sektor utama, dengan mayoritas saham mengalami koreksi.
Dari 11 sektor indeks, delapan mengalami penurunan, sementara tiga sektor berhasil mencatatkan penguatan. Sektor teknologi menjadi yang paling terdampak dengan pelemahan 1,02%, menyumbang pada tekanan terhadap indeks secara keseluruhan. Di sisi lain, sektor industri menjadi pemimpin penguatan dengan kenaikan 0,64%, mengimbangi tekanan dari sektor lain.
Secara regional, pasar saham Asia menunjukkan pergerakan bervariasi. Bursa Hong Kong (Hang Seng Composite) dan Jepang (Nikkei 225) menguat masing-masing 1,74% dan 1,26%, sementara Singapura (Straits Times) naik 1,06%. Namun, pasar Tiongkok (Shanghai Composite) turun 0,30%. Di Eropa, indeks DAX Jerman sedikit menguat 0,04%, sedangkan FTSE 100 Inggris melemah 0,08%.
Di pasar Amerika, seluruh indeks utama bergerak positif. S&P 500 naik 1,06%, NASDAQ Composite melonjak 1,40%, dan Dow Jones meningkat 1,18%. Pergerakan ini menunjukkan ketahanan pasar global terhadap tekanan dari pasar Asia, meski IHSG tetap berada di zona merah pada akhir pekan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


