IHSG Menguat ke Level 6.501 di Awal Perdagangan
Indeks Harga Saham Gabungan membuka perdagangan dengan kenaikan signifikan, menembus level 6.500 setelah bergerak di rentang 6.490 hingga 6.521.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 18 September 2026, 11.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Jumat (18/9) dengan peningkatan sebesar 38,61 poin atau 0,60 persen, berada di posisi 6.501. Pada pukul 09.06 WIB, indeks sempat mencatatkan level tertinggi sementara di 6.521 dan terendah di 6.490, menunjukkan pergerakan fluktuatif namun cenderung positif. Volume perdagangan mencapai 2,01 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp1,05 triliun dan frekuensi transaksi sebanyak 139.999 kali, menunjukkan aktivitas pasar yang relatif tinggi.
Dari sisi sektor, sebanyak 250 saham menguat, 202 saham melemah, dan 232 lainnya bergerak datar. Kapitalisasi pasar pasar mencatatkan angka Rp11.385,598 triliun, mencerminkan sentimen optimistis investor terhadap kinerja pasar saham nasional. Penguatan indeks didorong oleh kenaikan sejumlah emiten di sektor keuangan dan pertambangan, yang turut mendukung reli di awal sesi.
Analis Teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menyatakan bahwa IHSG masih berada dalam tren campuran, dengan potensi penguatan tetap terbuka meski risiko koreksi masih mengintai. Ia memproyeksikan bahwa jika indeks mampu bertahan di atas level 6.370, maka potensi kenaikan bisa menembus kisaran 6.541 hingga 6.581. Dalam skenario terburuk, IHSG berpotensi kembali menguji area 6.290 hingga 6.370, berdasarkan pola gelombang wave iv dari wave(c) pada label hitam.
Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, melihat peluang rebound setelah koreksi sebelumnya yang terbatas. Ia menilai bahwa ketahanan IHSG di atas level support Fibonacci 6.370 menjadi kunci untuk penguatan lebih lanjut. Menurutnya, jika level tersebut tidak terlampaui, indeks berpotensi melanjutkan penguatan menuju area 6.582 hingga 6.639. Prediksi terkini menempatkan IHSG bergerak di rentang support 6.370, 6.290, dan 6.179, dengan resistance di kisaran 6.639 hingga 6.916.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Defisit APBN Agustus 2026 Tetap Terkendali di 0,9% PDB
Defisit anggaran hingga Agustus 2026 mencapai Rp240,1 triliun atau 0,9% dari PDB, tetap dalam batas aman meski pendapatan di bawah target.
18 September 2026

MUI Dorong Reformasi Penerimaan Negara Berbasis SDA dan SDM
MUI meminta Menteri Keuangan baru memperluas sumber penerimaan negara dengan memaksimalkan potensi sumber daya alam dan manusia, sekaligus mendorong integrasi zakat sebagai insentif fiskal.
18 September 2026

Aliran Modal Asing ke RI Tembus Rp141,6 Triliun di Tiga Kuartal Pertama 2026
Aliran modal asing ke pasar keuangan Indonesia mencapai Rp141,6 triliun hingga kuartal III 2026, dominan melalui Surat Berharga Negara dan instrumen SRBI, meski pasar saham masih catat outflow.
18 September 2026

Pajak Nasional Tembus Rp1,41 Triliun, Capai 59,8% dari Target Tahunan
Penerimaan pajak hingga Agustus 2026 mencapai Rp1,41 triliun, tumbuh 24,1% dibanding tahun lalu, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi dan efektivitas reformasi perpajakan.
18 September 2026
Berita Lainnya

All New Pajero Hadirkan Legasi Baru dengan Teknologi Terkini
Jumat, 18 September 2026, 11.44 WITA

Xiaomi Pastikan Mobil Listrik Hadir di Indonesia
Jumat, 18 September 2026, 11.43 WITA

Robot Humanoid dan Anjing Digital Resmi Hadir di Indonesia
Jumat, 18 September 2026, 11.42 WITA

HP Meledak di Tas Penumpang KRL, Polisi Ungkap Penyebab Asap
Jumat, 18 September 2026, 11.35 WITA

Bahlil Siapkan Badan Usaha Khusus Migas Langsung di Bawah Presiden
Jumat, 18 September 2026, 11.35 WITA

Prabowo Tegaskan Tak Ada Birokrat yang Tak Bisa Disentuh
Jumat, 18 September 2026, 11.35 WITA

Prabowo Perintahkan Siapkan E50 Usai Sukses B50
Jumat, 18 September 2026, 11.34 WITA

Pendapatan Negara Tembus Rp2,055 Triliun dalam Delapan Bulan
Jumat, 18 September 2026, 11.33 WITA


