Selasa, 29 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

IHSG Terpanggang di 6.181 Usai Batas Harga Saham Rp1 Diberlakukan

Indeks Harga Saham Gabungan turun 0,97% ke level 6.181 pada sesi I perdagangan Senin, menyusul penerapan batas harga saham minimum Rp1 di pasar reguler dan tunai.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 28 September 2026, 23.27 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 15x dibuka
IHSG Terpanggang di 6.181 Usai Batas Harga Saham Rp1 Diberlakukan📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan tekanan penurunan signifikan pada penutupan sesi pertama perdagangan Senin (28/9), bergerak turun 60,45 poin atau setara 0,97% ke level 6.181. Penurunan ini terjadi seiring dengan berlakunya aturan baru yang menetapkan batas harga saham minimum sebesar Rp1 di pasar reguler dan pasar tunai. Data dari RTI Business pada pukul 12.00 WIB menunjukkan bahwa indeks sempat mencapai titik tertinggi 6.227 dan terendah 6.174 selama sesi perdagangan.

Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 496 saham mengalami penurunan harga, 193 saham menguat, sementara 102 saham stagnan. Kapitalisasi pasar mencatat angka Rp10,836 triliun. Volume perdagangan mencapai 23,38 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp6,41 triliun, disertai frekuensi perdagangan mencapai 1,02 juta kali transaksi.

Pasar menunjukkan dominasi investor domestik dalam aktivitas perdagangan. Secara volume, investor lokal menguasai 83,51% atau sekitar 27,81 miliar saham, sementara investor asing hanya menyumbang 16,49% atau sekitar 5,49 miliar saham. Di sisi nilai transaksi, investor domestik berkontribusi sebesar 69,36% dengan total pembelian Rp6,9 triliun, sedangkan investor asing menyumbang 30,64% atau Rp2,7 triliun.

Namun demikian, aliran modal asing tetap negatif, dengan catatan jual bersih sebesar Rp559,07 miliar secara keseluruhan. Di pasar reguler, jual bersih asing mencapai Rp440,38 miliar, sementara di pasar negosiasi dan tunai terjadi jual bersih sebesar Rp118,70 miliar. Frekuensi perdagangan menunjukkan investor domestik mendominasi dengan porsi 85,49%, sementara investor asing tercatat melakukan 174.685 kali pembelian dan 299.332 kali penjualan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya