Indonesia Bebas Impor Beras, Petani Makin Makmur
Menteri Koordinator Pangan menyatakan keberhasilan Indonesia tidak lagi impor beras pada 2025 sebagai bukti kemajuan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 5 September 2026, 15.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Ketahanan pangan menjadi indikator utama kemajuan sebuah bangsa menurut Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. Ia menekankan bahwa kualitas dan ketersediaan pangan mencerminkan tingkat peradaban suatu negara, bukan sekadar keberadaan makanan di atas meja. Menurutnya, sistem produksi, sumber bahan baku, hingga cara konsumsi makanan mencerminkan kondisi sosial dan ekonomi suatu wilayah.
Pada tahun 2024, Indonesia masih melakukan impor beras sebanyak 4,5 juta ton, sebuah angka yang dianggap mencerminkan ketidakseimbangan dalam sistem pertanian domestik. Impor tersebut berdampak langsung pada harga gabah lokal yang anjlok, terutama saat musim panen tiba, sehingga petani tidak mendapatkan keuntungan yang layak. Kondisi ini menurunkan motivasi produksi dan berpotensi memicu penurunan produktivitas jangka panjang.
Dengan upaya peningkatan produksi dan kebijakan strategis, Indonesia berhasil mencapai swasembada beras pada 2025 tanpa lagi melakukan impor. Hasil ini menandai perubahan signifikan dalam sistem pertanian nasional. Nilai tukar petani (NTP) yang sebelumnya berada di angka 116 kini naik menjadi 127, menunjukkan peningkatan kesejahteraan petani secara nyata.
Kenaikan NTP tersebut berdampak langsung pada kualitas hidup petani, termasuk kemampuan membiayai pendidikan anak, membeli kendaraan secara kredit, atau menambah aset pribadi. Zulkifli Hasan menyebut ini sebagai bukti bahwa keberhasilan ketahanan pangan bukan hanya soal stok, tetapi juga soal kesejahteraan dan kemandirian ekonomi petani.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


